Penelitian : Diet Rendah Lemak Bermanfaat Bagi Kesehatan Wanita Pascamenopause

Sebuah studi terbaru yang dlakukan hampir 2 dekade menemukan bahwa diet rendah lemak memiliki manfaat bagi kesehatan wanita pascamenopause.
Syaiful Millah
Syaiful Millah - Bisnis.com 10 September 2019  |  09:27 WIB
Penelitian : Diet Rendah Lemak Bermanfaat Bagi Kesehatan Wanita Pascamenopause
Ilustrasi menopause - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Sebuah studi terbaru yang dlakukan hampir 2 dekade menemukan bahwa diet rendah lemak memiliki manfaat bagi kesehatan wanita pascamenopause.

Studi ini dilakukan oleh Ross Prentice dan rekan-rekannya dari Fred Hutchinson Cancer Research Center, Amerika Serikat yang meneliti sekitar 50.000 wanita pascamenopause lebih dari 2 dekade, dalam upaya untuk menentukan efek dari diet rendah lemak pada kanker payudara, kolorektal, dan risiko penyakit jantung.

Para peneliti awalnya merancang penelitian ini pada 1993. Prentice dan rekan mendaftarkan 48.835 wanita pascamenopause dan menugaskan 40% dari mereka untuk mengikuti diet rendah lemak dengan asupan sayuran, buah-buaham dan biji-bijian yang lebih tinggi.

Setelah 8,5 tahun periode tindak lajut, analisis tidak mengungkapan perbedaan signifikan antara kelompok intervensi dan kelompok umum dalam hal risiko penyakit seperti kanker kolorektal, kanker payudara, atau risiko penyakit jantung koroner.

Namun, setelah rata-rata tindak lanjut mencapai 19.6 tahun dari penelitian awal, para peneliti menemukan manfaat dari diet rendah lemak yang dilakukan sebagian kelompok peserta.

Manfaat tersebut adalah 13%-25% lebih kecil kemungkinannya untuk mengalami ketergantungan insulin dan 15%-30% lebih rendah terkena penyakit jantung koroner.  

“Percobaan ini menunjukkan keterkaitan gizi dan pencegahan penyakit selama beberapa tahun. Hasil terbaru ini mendukung peran nutrisi dalam kesehatan secara keseluruhan dan bahwa diet rendah lemat memiliki manfaat kesehatan,” kata Prentice seperti dikutip Medicalnewstoday, Selasa (10/9/2019).

Dia menegaskan bahwa pengurangan lemak dengan peningkatan makanan sayuran, buah, dan biji-bijian yang sesuai memiliki manfaat terkait kanker payudara, penyakit jantung koroner, dan diabetes tanpa  efek samping.

Garnet Anderson, Director of Fred Hutchinson's Public Health Sciences Division mengatakan bahwa saat ini banyak orang yang hanya ingin tahu jenis makanan seperti apa yang harus mereka konsumsi saat melakukan diet untuk sesegera mungkin mendapatkan apa yang mereka inginkan.

“Banyak diet dan tren nutrisi baru yang luar biasa. Meskipun memang dalam jangka pendek diet memberikan manfaat seperti penurunan berat bada, tetapi penelitian ini secara ilmiah memvalidasi efek kesehatan jangka panjangdari diet rendah lemak,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
menopause

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top