Perak dan Batik Indonesia Bergaya di Panggung Vienna Fashion Week 2019

Kedutaan Besar / Perutusan Tetap Republik Indonesia di Wina kembali mempersembahkan karya-karya perancang perhiasan dan busana Indonesia di MQ Vienna Fashion Week 2019 (MQVFW 2019).
Andhina Wulandari
Andhina Wulandari - Bisnis.com 12 September 2019  |  10:38 WIB
Perak dan Batik Indonesia Bergaya di Panggung Vienna Fashion Week 2019
Busana dan perhiasan Indonesia tampil di MQ Vienna Fashion Week 2019 (MQVFW 2019).Dok. KBRI Wina

Bisnis.com, WINA - Kedutaan Besar / Perutusan Tetap Republik Indonesia di Wina kembali mempersembahkan karya-karya perancang perhiasan dan busana Indonesia di MQ Vienna Fashion Week 2019 (MQVFW 2019).

Acara itu berlangsung pada 9-15 September 2019 di MuseumsQuartier, Wina, Austria. Sejak 2016, Indonesia berpartisipasi dalam ajang ini dengan menggandeng sejumlah desainer mode kenamaan Indonesia.

 "Partisipasi Indonesia pada MQ Vienna Fashion Week (MQVFW) 2019 merupakan salah satu sarana promosi produk ekonomi kreatif Indonesia yang memiliki totalitas dan konkret. Indonesia merupakan negara yang memiliki nilai-nilai sejarah dan budaya yang sangat autentik,” ujar Duta Besar/Wakil Tetap RI di Wina, Dr Darmansjah Djumala saat pagelaran busana Indonesia di MQVFW, Selasa (10/09/2019) malam, dalam keterangan tertulisnya.

 “Karya perancang mode Indonesia yang memiliki daya tarik tinggi tersebut akan terus diangkat dalam kancah internasional di Austria dengan menghadirkan lebih banyak lagi perancang mode ternama Indonesia pada tahun mendatang,” tambahnya.

 Tahun ini, Indonesia menampilkan perhiasan karya Runi Palar, pelopor perancang perhiasan bahan perak dan emas, dan busana Indonesia dari perancang yang baru pertama kali tampil di MQ VFW.

Busana dengan sentuhan bahan tekstil tradisional Indonesia dari bahan lurik, batik, dan tenun Karya Novita Yunus, serta batik bernuansa historis dan  autentisitas karya Jessica Febiani.

Karya-karya ke-3 perancang mode Indonesia ini diperagakan oleh model-model profesional dari Austria dalam acara fashion show – MQVFW, yang berlangsung selama satu jam.

Keikutsertaan perancang perhiasan dan busana Indonesia di MQVFW tahun ini merupakan kali keempat dan lebih lengkap dibandingkan tahun sebelumnya.

Runi Palar menampilkan karya-karya baru high-end dengan mengangkat ide simplicity dan tetap menjaga karya yang ramah lingkungan. Keindahan koleksi perhiasan Runi Palar menggunakan desain yang mencerminkan nuansa nature like, atau dari berbagai bentuk alami seperti batu, daun, kayu dan ektnik atau budaya suatu daerah di Indonesia.

Perancang Busana Novita Yunus memfokuskan “brand NY” memberikan nuansa aksen dalam busana dari bahan yang sustainable, dengan pewarna alam ke dalam karya yang mewah. 

Sementara, Jessica Febiani mengembangkan karya fierce and fabulous with More to See, yang merupakan alkulturasi ide filosofi budaya, inovasi dan kreativias ke dalam karya ultra-modern. Desain kuno tetap terjaga dalam tampilan busana masa kini.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
batik, perancang mode, perhiasan, duta besar

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top