Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Menopause Dini Terkait Dengan Masalah Jantung

Perempuan yang mengalami menopause dini lebih berisiko mengalami serangan jantung atau strok sebelum mereka mencapai usia 60 tahun dibandingkan dengan mereka yang menopause sesuai waktunya. Hal ini diungkap dalam studi terbaru di Australia 2019.
Tika Anggreni Purba
Tika Anggreni Purba - Bisnis.com 21 Oktober 2019  |  14:13 WIB
Ilustrasi menopause - Istimewa
Ilustrasi menopause - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA—Perempuan yang mengalami menopause dini lebih berisiko mengalami serangan jantung atau strok sebelum mereka mencapai usia 60 tahun dibandingkan dengan mereka yang menopause sesuai waktunya. Hal ini diungkap dalam studi terbaru di Australia 2019.

Peneliti memeriksa data dari 15 studi observasi pada 300.000 perempuan. Dalam studi ini ditemukan bahwa rata-rata perempuan mengalami menopause ketika berusia 50 tahun. Hanya 1,2% perempuan dalam penelitian ini yang mengalami menopause dini sebelum usia 40 tahun; dan 4,7% mengalami menopause dini dari usia 40—44 tahun.

Dibandingkan dengan perempuan yang mengalami menopause pada usia 50 tahun ke atas, perempuan yang mengalami menopause dini sebelum usia 40 tahun, 55% lebih mungkin mengalami serangan jantung atau strok setelah menopause. Menopause dini pada usia 40—44 tahun terkait dengan risiko 30% lebih besar terkena penyakit  kardiovaskular. Sementara perempuan yang menopause pada usia 45—49, berisiko 12%.

"Penyakit jantung adalah salah satu penyebab kematian pada perempuan," kata peneliti Gita Mishra dari University of Queensland di Brisbane, Australia. Dia mengatakan bahwa temuan tentang kaitan penyakit jantung dan menopause harapannya dapat membantu mengidentifikasi perempuan yang paling berisiko mengalami penyakit kardiovaskular.

Perempuan pada umumnya mengalami menopause ketika mereka berhenti menstruasi. Saat itu, indung telur menghambat produksi hormon estrogen dan progesteron sehingga perempuan mulai  mengalami gejala mulai dari kekeringan pada vagina, perubahan suasana hati, nyeri sendi, dan insomnia. Menopause juga terkait dengan peningkatan risiko penyakit jantung, osteoporosis, dan diabetes.

Studi ini bukan percobaan terkontrol yang dirancang untuk membuktikan bagaimana menopause secara langsung berdampak pada kesehatan jantung. Meski begitu, hasil penelitian menyoroti perlunya perempuan untuk lebih waspada terhadap kesehatan jantung jika mereka mengalami menopause dini.

Bagi mereka yang mengalami menopause dini, pengendalian faktor risiko perlu dilakukan seperti menghindari rokok dan mempertahankan berat badan yang sehat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

menopause
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top