Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kampanye Album Terbaru, Coldplay Hemat Biaya

Para penggemar Coldplay harap bersiap-siap karena grup band asal London, Inggris, ini akan meluncurkan album kedelapan bertajuk Everyday Life pada 22 November mendatang.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 30 Oktober 2019  |  03:13 WIB
Chris Martin vokalis Coldplay - Istimewa
Chris Martin vokalis Coldplay - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Para penggemar Coldplay harap bersiap-siap karena grup band asal London, Inggris, ini akan meluncurkan album kedelapan bertajuk Everyday Life pada 22 November mendatang.

Salah satu hal menarik dari album tersebut ialah penggunaan citra band kakek buyut gitaris Coldplay, Jonny Buckland, yang diambil pada 1919. Foto itu berfungsi sebagai sampul album dan foto publisitas resmi.

Dilansir dari Variety, Rabu (29/10/2019), Coldplay juga menyiapkan 500 catatan kartu pos yang ditulis dan ditandatangani secara manual kepada seluruh penggemarnya di seluruh dunia. 

Shirley Halperin, penulis pada laman Variety, menilai bahwa penggunaan foto lama sebagai sampul album terbaru Coldplay menghemat biaya. Dengan pertimbangan, band mampu menghindari pemotretan mahal untuk sebuah sampul album. 

Selain itu, kampanye penulisan surat untuk para penggemar tersebut juga hanya memerlukan ongkos kirim seharga US$25.000 atau sekitar Rp350 juta.

"Bahkan, video musiknya terdiri dari rekaman kasar yang diambil oleh Chris Martin saat membawakan lagu Orphans di berbagai tempat di New York City," tulis Halperin.

Halperin pun mempertanyakan, apakah hal tersebut merupakan wujud realitas dari kecilnya anggaran pemasaran label atau sekadar kampanye publisitas sebagai pengganti siaran pers biasa.

Wakil Presiden Pemasaran Atlantic Records, Brooks Roach, mengatakan bahwa semua pelalu musik di dunia melakukan hal yang sama akhir-akhir ini.

"Kami ingin melakukan sesuatu yang berbeda dari cara tradisional di mana orang-orang mengumumkan single dan album hari ini. Band memberi kami inspirasi nostalgia dan kami melakukannya," ujar Roach.

Menurut rencana, album terbaru Coldplay akan terbagi ke dalam dua bagian, yakni Sunrise dan Sunset, dengan total 53 menit. Adapun, dua lagu terbaru Orphans dan Arabesque sudah tersedia di kanal streming.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

coldplay
Editor : Akhirul Anwar
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top