Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Khawatir Coronavirus, Film Lost in Russia Ditayangkan Secara Online

Beredarnya coronavirus di China membuat perusahaan yang memproduksu film di China Huanxi Media Group memutuskan memutar film via daring.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 24 Januari 2020  |  15:44 WIB

Bisnis.com, JAKARTA  - Beredarnya coronavirus di China membuat perusahaan yang memproduksu film di China Huanxi Media Group memutuskan memutar film via daring.

Hal tersebut karena kekhawatiran virus itu membuat orang khawatir pergi ke bioskop. Dikabarkan untuk memutar film komedi itu secara daring, sebuah kontrak senilai 630 juta yuan (sekitar Rp1,2 triliun) ditandatangani.

Huanxi Media Group mengumumkan kesepakatan dengan Beijing Bytedance Network untuk menayangkan film baru berjudul "Lost in Russia" pada media daring Bytedance.

Bytedance, yang memiliki aplikasi berbagi video TikTok dan Jinri Toutiao, mengatakan pihaknya telah mengamankan kesepakatan agar penggemar film dapat menonton "Lost in Russia" secara gratis di aplikasi-aplikasinya---sebagai upaya mengurangi risiko penyebaran virus melalui pertemuan yang sifatnya publik.

"Film ini akan menepati janji untuk menemui penggemarnya pada 25 Januari, tetapi tempat pertemuan bukan di bioskop melainkan lewat ponsel dan televisi anda," kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan yang diunggah di Jinri Toutiao.

Harga saham Huanxi Media naik 30 persen setelah perjanjian kerja sama itu diumumkan.

Baik ByteDance maupun Huanxi tidak menanggapi permintaan komentar atas perjanjian mereka.

China telah meningkatkan upaya untuk membatasi penyebaran virus corona, yang telah menewaskan 25 orang dan menginfeksi lebih dari 800 lainnya, dengan menangguhkan transportasi umum di 10 kota dan pertemuan publik tidak dianjurkan di seluruh negeri.

Selama libur Tahun Baru Imlek yang berlangsung sepekan biasanya penonton berbondong-bondong ke bioskop dan distributor mengambil keuntungan dari peluncuran film dalam jumlah besar, tetapi pemutaran perdana setidaknya tujuh film, termasuk "Lost in Russia", ditunda.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Film

Sumber : Antara

Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top