Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Lokalisasi Konten Ala Joox Indonesia, Denger Musik Gratis

Dengan adanya program tersebut, para pecinta musik dapat menikmati lagu-lagu Indonesia secara gratis tanpa harus berlangganan VIP.
Dewi Andriani
Dewi Andriani - Bisnis.com 28 Februari 2020  |  01:03 WIB
Joox-ilustrasi - JIBI
Joox-ilustrasi - JIBI

Bisnis.com, JAKARTA — Sejak pertama kali masuk ke Indonesia pada Oktober 2015 lalu, Joox terus melakukan sejumlah inovasi untuk memenangkan pasar musik streaming di Indonesia, salah satunya dengan melakukan lokalisasi konten sesuai kebutuhan masyarakat Indonesia.

Peter May, Head of Joox Indonesia mengatakan potensi pasar musik streaming di Indonesia masih sangat dinamis dan terbuka luas seiring dengan besarnya penetrasi digital di Indonesia. Apalagi semakin banyak penyanyi muda berbakat yang hadir dan merilis lagu dalam konten digital.

Menariknya, kehadiran penyanyi muda tersebut justru mendapat tempat tersendiri di hati masyarakat bahkan popularitasnya mengalahkan penyanyi besar yang sudah punya nama.

“Indonesia ini pasar yang unik karena lagu-lagu yang menduduki top 10 bukan lagi milik penyanyi dengan nama besar. Justru artis-artis muda pendatang baru yang paling sering didengar seperti Mahen, Andmesh, Fiersa Basari, termasuk penyanyi yang meng-cover lagu seperti Cynthia Gabriella,” ujarnya.

Selain itu, untuk memberikan panggung kepada para penyanyi muda berbakat yang popular di ranah sosial media, Joox membuat program Joox Cover. Melalui program ini, influencer yang tidak berprofesi sebagai penyanyi tetapi memiliki bakat menyanyi mendapatkan kesempatan untuk menyanyikan ulang lagu yang pernah popular.

Para fans juga bisa menikmati lagu yang dibawakan idolanya sekaligus mengenang kembali lagu-lagu lama yang Berjaya di zamannya. Dalam proses cover lagu, Peter memastikan bahwa pihaknya telah meminta izin dengan penyanyi asli sehingga tidak terkendala persoalan copyright. Adapun penyanyi yang mengcover lagu tersebut akan mendapatkan pemasukan dari Joox.

Di sisi lain, untuk semakin memperluas segementasi pasar, Joox bekerjasama dengan kapanlagi.com, akan memperkenalkan tangga lagu dangdut untuk pertama kalinya di platform digital. Sebab, bagaimana pun dangdung merupakan musik yang sudah menjadi bagian dari masyarakat Indonesia. “Budaya ini yang akan kita angkat di platform digital,” tuturnya.

Melihat besarnya antusiasme masyarakat terhadap konten lagu-lagu Indonesia, mendorong Joox meluncurkan program 100% Indonesia pada Februari ini bekerja sama dengan sejumlah perusahaan rekaman. Dengan adanya program tersebut, para pecinta musik dapat menikmati lagu-lagu Indonesia secara gratis tanpa harus berlangganan VIP.

“Program ini juga memberikan kesempatan para musisi Indonesia untuk meraih lebih banyak pendengar. Kami berharap program ini dapat membentuk kebiasan mendengarkan musik yang positif dan mendukung terbentuknya ekosistem yang saling mendukung di industri musik tanah air,” tuturnya.

Untuk memonetisasi konten gratis tersebut, Joox melakukannnya dengan menyematkan iklan di dalam setiap lagu yang diputar. Semakin banyak dan semakin sering lagu didengar maka akan semakin besar pula pendapatan yang didapatkan oleh label dan para artis.

Saat ini, Joox memiliki sekitar 30 juta lagu dari seluruh dunia, dari total tersebut 1 juta di antaranya merupakan lagu-lagu Indonesia. Meski jumlahnya jauh lebih sedikit, tetapi lagu Indonesia sedikit lebih banyak didengarkan di platform Joox Indonesia karena begitu dinamis dan bervariasi. Untuk lagu internasional sebagian besar masih berbayar atau konten VIP.

Terkait urusan copyright, Joox telah memastikan bahwa seluruh konten lagu yang ada di platform tersebut telah clear and clean dalam urusan copyright atau hak cipta sehingga seluruh lagu yang diputar telah legal secara hukum.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

musik streaming digital
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top