Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Update Virus Corona: Korban Jiwa 3.008 Orang, Italia Catat Hampir 1.700 Kasus

Angka kematian akibat wabah penyakit virus corona (Covid-19) mencapai total 3.008 korban jiwa, seiring dengan terus bertambahnya jumlah korban jiwa di negara-negara selain China.
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 02 Maret 2020  |  07:43 WIB
Petugas kesehatan menyemprotkan cairan disinfektan kepada WNI ABK Diamond Princess dan barang bawaan saat turun dari kapal di Yokohama, Jepang, Minggu (2/3/3030). Pemerintah mengevakuasi 69 WNI ABK Diamond Princess yang dinyatakan negatif COVID-19 untuk dipulangkan ke tanah air dan diosevasi di pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu. ANTARA FOTO/HO - KBRI Tokyo
Petugas kesehatan menyemprotkan cairan disinfektan kepada WNI ABK Diamond Princess dan barang bawaan saat turun dari kapal di Yokohama, Jepang, Minggu (2/3/3030). Pemerintah mengevakuasi 69 WNI ABK Diamond Princess yang dinyatakan negatif COVID-19 untuk dipulangkan ke tanah air dan diosevasi di pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu. ANTARA FOTO/HO - KBRI Tokyo

Bisnis.com, JAKARTA – Angka kematian akibat wabah penyakit virus corona (Covid-19) mencapai total 3.008 korban jiwa, seiring dengan terus bertambahnya jumlah korban jiwa di negara-negara selain China.

Dikutip dari www.worldometers.info, hingga Senin (2/3/2020) pagi WIB, Iran mencatat jumlah korban jiwa terbesar akibat virus corona, setelah China, dengan 54 orang atau bertambah 11 orang dari laporan sebelumnya.

Berturut-turut setelah Iran adalah Italia dan Korea Selatan yang mencatat angka kematian sebanyak 41 dan 21 orang hingga Senin pagi ini, atau bertambah 12 dan 4 orang masing-masing.

Adapun jumlah korban jiwa di China, tempat bermulanya wabah ini, mencapai 2.870 orang atau tak mencatat kematian tambahan dari laporan sebelumnya.

Berdasarkan jumlah kasus, China tetap mencatat angka terbesar yakni 79.828 kasus terinfeksi virus corona atau bertambah hanya 4 kasus.

Virus ini juga telah menjalar ke 66 negara lainnya. Menyusul China berturut-turut adalah Korea Selatan dengan 3.736 kasus atau bertambah sebanyak 586, Italia dengan 1.694 kasus atau bertambah 566 kasus, dan Iran yang mencatat 978 kasus atau bertambah sebanyak 385.

Meski demikian, dari total 88.377 kasus terjangkiti virus corona di seluruh dunia, 42.750 pasien dinyatakan berhasil sembuh. Sebanyak 42.619 orang lainnya masih terinfeksi, dengan 7.608 di antaranya dalam kondisi serius atau kritis.

Penyakit virus corona telah menyebar ke lebih dari 65 negara seiring dengan lonjakan kasus di Italia dan sejumlah negara lain. Di Amerika Serikat, dua orang dilaporkan jatuh sakit di Seattle setelah Negeri Paman Sam melaporkan korban jiwa pertama akibat virus corona.

Jumlah negara yang melaporkan kasus virus corona juga semakin meningkat, seperti Monako, Republik Dominika, dan Skotlandia, seperti dikutip Bloomberg.

Pemerintah AS telah mengeluarkan peringatan untuk tidak bepergian ke Italia utara dan wilayah Korea Selatan di mana kasus virus ini terus bertambah. Semakin banyak pula perusahaan yang memulai larangan perjalanan.

Raksasa media sosial AS Twitter menyatakan telah menangguhkan seluruh perjalanan dan agenda bisnis tak penting sebagai upaya untuk mengurangi risiko karyawan terkena virus corona.

"Kebijakan ini berlaku segera dan akan berlanjut sampai Organisasi Kesehatan Dunia [WHO] atau Pusat Pengendalian Penyakit [CDC AS] menganggap perlu untuk mundur dari tindakan pencegahan pandemi atau apabila vaksin tersedia,” papar pihak perusahaan.

Update Kasus dan Korban Jiwa Virus Corona

Negara/Area

Jumlah Kasus

Jumlah Korban Jiwa

China

79.828

2.870

Korea Selatan

3.736

21

Italia

1.694

41

Iran

978

54

Kapal Diamond Princess

705

7

Jepang

256

6

Prancis

130

2

Hong Kong

100

2

Amerika Serikat

75

1

Thailand

42

1

Taiwan

40

1

Australia

29

1

Filipina

3

1

Sumber: worldometers

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

coronavirus Virus Corona
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top