Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Virus Corona, Ini Sebabnya WHO Imbau Orang Sehat Gunakan Masker Kain

Centers for Disease Control and Prevention atau Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat menyebutkan jika masker sangat direkomendasikan di daerah di mana Covid-19, penyakit yang disebabkan oleh coronavirus SARS-CoV-2, telah menunjukkan penyebaran yang signifikan dari orang ke orang.
JIBI
JIBI - Bisnis.com 06 April 2020  |  15:20 WIB
Petugas SPBU Pertamina menggunakan masker dan sarunga tangan saat melayani konsumen. - Istimewa / Pertamina
Petugas SPBU Pertamina menggunakan masker dan sarunga tangan saat melayani konsumen. - Istimewa / Pertamina

Bisnis.com, JAKARTA - Pihak berwenang sebelumnya hanya merekomendasikan masker untuk mereka yang sakit dan orang-orang, seperti petugas kesehatan, yang sering berinteraksi dengan orang sakit.

Dr. Mike Ryan, pakar kedaruratan utama WHO seperti dikutip Reuters mengatakan jika ada kemungkinan penularan virus corona tipe SARS-CoV-2  melalui udara yang kini telah menginfeksi lebih dari 1 juta orang dan membunuh 50 ribu orang di seluruh dunia sejak muncul di China Desember lalu. 

Tetapi pendorong utama pandemi itu masih diyakini adalah orang sakit dengan gejala batuk dan bersin yang memapar permukaan atau orang lain.

Ryan mengimbau agar pasokan masker respirator bedah medis untuk pekerja garis depan harus tersedia. Tetapi gagasan untuk menggunakan penutup pernapasan atau penutup mulut untuk mencegah batuk atau bersin menyebarkan penyakit ke lingkungan dan terhadap orang lain bukanlah ide yang buruk.

"Jadi kita tentu bisa melihat keadaan di mana penggunaan masker, baik masker buatan sendiri atau kain, di tingkat masyarakat dapat membantu dalam respons komprehensif menyeluruh terhadap penyakit ini," katanya

Melansir laman Vox, Centers for Disease Control and Prevention atau Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat menyebutkan jika masker sangat direkomendasikan di daerah di mana Covid-19, penyakit yang disebabkan oleh coronavirus SARS-CoV-2, telah menunjukkan penyebaran yang signifikan dari orang ke orang.

"Masker harus dipakai oleh semua orang kecuali bayi di tempat umum di mana tindakan social distancing lainnya sulit dipertahankan seperti toko kelontong dan apotek," tulis panduan tersebut.

Pedoman baru ini adalah perubahan besar bagi pemerintah federal, yang sebelumnya ditolak, melalui Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit dan ahli bedah umum untuk merekomendasikan bahwa sebagian besar masyarakat memakai masker. 

Rekomendasi Gedung Putih, berdasarkan panduan baru dari CDC , hanya meminta orang untuk menggunakan masker kain, termasuk varian buatan sendiri.

Rekomendasi itu tidak berarti Anda harus keluar dan membeli masker medis tradisional. 

Karena ada kekurangan alat pelindung diri (APD), termasuk masker, untuk dokter dan perawat, para ahli merekomendasikan agar orang tidak menggunakan persediaan masker medis yang terbatas, seperti masker bedah dan respirator N95. Sementara bukti terbatas,

Penelitian menunjukkan bahwa lebih banyak penggunaan masker oleh masyarakat luas dapat membantu menghentikan penyebaran Covid-19. 

Virus corona sebagian besar menyebar ketika tetesan yang mengandung kuman masuk ke mulut, hidung, atau mata seseorang. Jika Anda memiliki penghalang fisik di depan mulut dan hidung Anda, itu kemungkinan kecil akan terjadi.

Ketika Anda bernapas, berbicara, tertawa, mendesah, menguap, bersin, atau batuk di depan umum, maka Anda cenderung tidak akan mendapatkan tetesan di mesin kasir, meja makan, atau di mana pun jika Anda memakai masker. Kondisi tersebut bisa menghentikan orang, bahkan mereka yang tidak menunjukkan gejala, untuk menyebarkan infeksi.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona masker
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top