Wisata Kota Tua, Jakarta./JIBI-Veronika Yasinta
Travel

Menjelajahi Wisata Virtual di Jakarta

Rezha Hadyan
Selasa, 14 April 2020 - 11:29
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA –Pandemi virus corona jenis baru atau Covid-19 sukses membuat pergerakan manusia menjadi makin terbatas. Alih-alih menghabiskan waktu akhir pekan di luar rumah, kini mau tak mau Anda harus tetap berada di rumah mengarantina diri sampai pandemi usai.

Jika Anda bingung bagaimana menghabiskan waktu di akhir pekan ini, berwisata secara virtual bisa jadi jawabannya. Cukup siapkan ponsel atau komputer yang terhubung dengan jaringan internet, Anda sudah bisa menikmati sejumlah obyek wisata yang ada di dalam maupun luar negeri.

Namun, tak dapat dipungkiri jika wisata virtual yang tersedia saat ini hampir seluruhnya bersifat satu arah. Penyedia layanan wisata virtual hanya memberikan penjelasan singkat kepada wisatawan tanpa memberikan kesempatan bagi mereka untuk bertanya atau meminta penjelasan lebih detail.

Alhasil, kegiatan wisata virtual menjadi membosankan dan membuat wisatawan menjadi makin bingung karena informasi yang disampaikan tidak lengkap.

Nah, jika Anda tidak ingin merasakan pengalaman tersebut mungkin bisa bergabung dengan tur virtual yang diinisiasi oleh Jakarta Good Guide. Tur virtual ini mengajak Anda berkeliling ke sejumlah obyek wisata atau tempat-tempat menarik yang ada di Jakarta ditemani oleh seorang pemandu wisata sungguhan.

Mereka yang menemani Anda di tur virtual ini adalah pemandu wisata yang sehari-harinya menemani wisatawan dari dalam maupun luar negeri pelesiran di ibukota. Mereka seluruhnya adalah anggota resmi dari Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) serta mengantongi sertifikat dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta.

Founder dan Guide Jakarta Good Guide Farid Mardhiyanto mengungkapkan tur virtual yang pihaknya lakukan sebenarnya berangkat dari sebuah ketidaksengajaan. Ide untuk melakukan tur virtual dicetuskan oleh salah satu peserta tur jalan kaki yang pernah digelar sebelumnya.

Sebagai catatan, Jakarta Good Guide adalah perkumpulan pemandu wisata yang rutin menggelar tur jalan kaki sejak 2014 ke sejumlah obyek wisata atau tempat-tempat menarik di Jakarta.

“Idenya dari salah satu peserta [tur jalan kaki] kita di Twitter. Akhirnya kita coba pelajari, siapkan, dan ujicoba beberapa hari baru setelahnya kami rilis jadwal. Lewat platform telekonferensi Zoom dan pay as you wish (bayar seikhlasnya) seperti tur jalan kaki biasanya,” katanya ketika dihubungi Bisnis belum lama ini.

Bisnis berkesempatan untuk mencoba tur virtual perdana Jakarta Good Guide dengan rute Weltevreden atau Lapangan Banteng dan sekitarnya. Tur tersebut berdurasi sekitar 90 menit dan diikuti oleh sekitar 30 peserta.

Sang pemandu wisata, Pracandha Adwitiyo di awal tur memperkenalkan diri terlebih dahulu dan menyapa satu per satu peserta. Peserta juga diperkenankan untuk memperkenalkan dirinya berinteraksi dengan pemandu wisata atau peserta lainnya.

Kemudian, ketika tur dimulai pemandu wisata membuka situs Google Maps yang menampilkan visual dari lokasi yang akan dijelaskan. Peserta diberikan kesempatan untuk bertanya setelah penjelasan dari satu lokasi selesai.

Untuk tur Weltevreden, terdapat sejumlah lokasi yang dikunjungi mulai dari Lapangan Banteng, Istana Daendles di Kompleks Kementerian Keuangan, Masjid Istiqlal, Gereja Katedral dan masih banyak lagi. Semuanya dijelaskan secara detail mulai dari sejarah hingga fungsinya saat ini.

Sang pemandu wisata juga menyiapkan foto-foto lama dari masing-masing lokasi untuk memudahkan peserta memahami apa yang dia sampaikan.

Interaksi selama tur berlangsung cukup “hidup” dan tertib. Bahkan, salah satu peserta ikut membantu pemandu wisata memberikan penjelasan kepada peserta lainnya.

Lebih lanjut, Farid mengatakan tur virtual Jakarta Good Guide saat ini baru tersedia dalam Bahasa Indonesia saja. Namun, tidak menutup kemungkinan jika nantinya akan dibuka tur dalam berbahasa Inggris untuk mengakomodasi wisatawan asing.

“Antusiasme lumayan tinggi, ada juga yang berminat dari luar negeri dan bertanya kenapa hanya ada Bahasa Indonesia. Tapi untuk tur Bahasa Inggris ini kita mau siapkan dulu sarana pembayarannya lewat Paypal. Sekarang kan sementara masih transfer bank,” ungkapnya.

Selain menjadi hiburan masyarakat, Farid berharap tur virtual ini bisa membantu pemandu wisata yang pendapatannya berkurang drastis atau bahkan terhenti. Kemudian diharapkan pula tur virtual ini bisa mempromosikan obyek wisata atau tempat-tempat menarik yang ada di Jakarta setelah pandemi Covid-19 berlalu.

Tantangan Tur Virtual

Farid mengungkapkan menjadi pemandu wisata dalam tur virtual tak semudah yang dibayangkan. Selain dibutuhkan kemampuan berkomunikasi yang baik, dibutuhkan pula persiapan yang lebih panjang dibandingkan dengan memandu wisata tur pada umumnya.

“Harus menjelaskan lebih detail, riset terlebih dahulu dan mencari gambar, belum lagi mengatasi permasalahan teknis di tengah tur. Masalah sinyal ini juga krusial ya, streaming seperti ini kan sinyal harus kuat juga dan tentunya boros kuota juga. Bagi sebagian pemandu wisata kita berat juga,” paparnya.

Dia menambahkan saat ini tidak semua pemandu wisata yang tergabung dalam Jakarta Good Guide terlibat dalam tur virtual.  

Tata Cara Mengikuti Jakarta Virtual Tours

1.       Pilih jadwal dan mengisi formulir di situs https://jakartagoodguide.wordpress.com.

2.       Tunggu surel konfirmasi yang akan menginformasikan ID dan password Zoom untuk digunakan saat tur berlangsung.

3.       Tur menggunakan aplikasi Zoom, silakan daftar lalu masukkan ID Zoom dan password yang sudah didapatkan.

4.       Usahakan masuk ke ruang pertemuan Zoom 10 menit sebelum tur dimulai.

5.       Tur ini berbayar tanpa ada harga tetap, jadi silakan transfer dengan nilai sesuai keinginan Anda untuk mengapresiasi ke rekening yang dikirimkan melalui surel.

6.       Anda juga bisa memberikan ulasan kepada pemandu wisata di laman yang akan mereka siapkan masing-masing.

Sementara itu, berikut adalah jadwal Jakarta Virtual Tours yang tersedia pekan ini:

-Senin, 13 April 2020, 10.00 WIB.
City Center 2

-Selasa, 14 April 2020, 16.00 WIB
Karet Kuningan X Ereveld

-Rabu, 15 April 2020, 16.00 WIB
Cikini

-Kamis, 16 April 2020, 16.00 WIB
Menteng

-Jumat, 17 April 2020, 10.00 WIB
Blok M

-Sabtu, 18 April 2020, 10.00 WIB
Tur Monumen

-Minggu, 19 April 2020, 10.00 WIB
Jatinegara

Penulis : Rezha Hadyan
Bagikan

Tags :


Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro