Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Mengelelola Stres dan Beradaptasi dengan New Normal di Masa Pandemi Covid-19

Perubahan besar yang terjadi ini pun mau tak mau akan mempengaruhi kondisi psikis seseorang, bahkan tidak sedikit yang kemudian merasa stres atau tidak nyaman.
Dewi Andriani
Dewi Andriani - Bisnis.com 08 Mei 2020  |  21:03 WIB
Ilustrasi - Barristerlounge
Ilustrasi - Barristerlounge

Bisnis.com, JAKARTA – Pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini telah mengubah berbagai kondisi ekonomi, sosial dan budaya masyarakat.

Perubahan besar yang terjadi ini pun mau tak mau akan mempengaruhi kondisi psikis seseorang, bahkan tidak sedikit yang kemudian merasa stres atau tidak nyaman.

Beberapa permasalahan psikis yang dihadapi misalnya menjadi susah tidur, terlalu banyak pikiran, sering merasa sakit meskipun sebetulnya tidak sakit, terlalu khawatir atau cemas berlebihan, dan lain sebagainya.

Mellia Christia, Psikolog dan staf pengajar bidang studi Psikologi Klinik Fakultas Psikologi Universitas Indonesia mengatakan dalam situasi seperti ini, adalah hal yang wajar ketika seseorang merasa stress dan tidak nyaman karena ketidakmampuan untuk mengontrol situasi yang ada di luar dirinya. Apalagi, hingga saat ini belum ada kepastian kapan pandemic ini berakhir dan situasai menjadi normal.

“Hal yang harus kita pahami bahwa kondisi ini dialami oleh hampir semua orang. Perasaan cemas, takut, ngga jelas, adalah respons yang normal dalam situasi yang tidak normal. Maka yang kita perlukan adalah menangani atau mengelolanya karena jika tidak maka akan mengarah pada gangguan psikologis yang serius,” ujarnya dalam Ngabuburit Online bersama redaksi Bisnis Indonesia, Jumat (8/5/2020).

Selain itu, ketika stres tidak dapat dikelola dengan baik maka akan mengganggu pikiran bisa menjadi tidak fokus, tidak kreatif, sulit buat keputusan, bahkan pekerjaan yang dilakukan pun menjadi tidak efektif.

“Mengelola stress itu ada dua, pertama fokus pada emosinya dulu yang kedua baru fokus pada permasalahan,” tuturnya.

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengelola emosi agar lebih stabil. Namun, setiap orang biasanya memiliki cara masing-masing. Misalnya saja dengan mendengarkan musik, makan, berbelanja, memasak, beribadah, dan lain sebagainya.

Namun, sambungnya, jangan sampai cara yang dilakukan justru menimbulkan persoalan baru. Misalnya, dengan belanja berlebihan yang justru membuat tagihan membengkak, atau menghilangkan stress dengan terlalu banyak mengonsumsi rokok atau alcohol yang justru malah merusak kesehatan.
Setelah berhasil mengelola emosi, maka hal yang selanjutnya dilakukan adalah fokus untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Misalnya, untuk rasa cemas atau stress karena pandemic Covid-19, maka mulai menjaga pola hidup sehat, mengonsumsi makanan bergizi, serta mengikuti protokoler kesehatan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wabah stres
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top