Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Manfaat Meditasi, dari Tingkatkan Konsentrasi Hingga Melawan Kecanduan

Ada beragam jenis meditasi, namun berikut manfaatnya berdasarkan hasil penelitian dilansir dari Insider:
Desyinta Nuraini
Desyinta Nuraini - Bisnis.com 19 Mei 2020  |  15:05 WIB
Meditasi - boldsky.com
Meditasi - boldsky.com

Bisnis.com, JAKARTA - Meditasi teratur dipastikan memberi beragam manfaat yang baik bagi tubuh. Teknik melatih fokus dan pikiran ini bisa menurunkan stres, meningkatkan konsentrasi, tekanan darah rendah, dan mengurangi gejala kecemasan hingga depresi.

Ada beragam jenis meditasi, namun berikut manfaatnya berdasarkan hasil penelitian dilansir dari Insider:

1. Fokus dan konsentrasi yang lebih baik 

Meditasi kesadaran membantu Anda fokus dam meningkatkan konsentrasi pada tugas-tugas di dalam kehidupan sehari-hari. Hasil studi dari Harvard Medical School pada 2011 mengatakan meditasi dengan praktik duduk diam, dengan fokus pada napas meningkatkan ingatan pada otak yang bertanggung jawab untuk pembelajaran, memori, dan regulasi emosional. 

Sebagai tambahan, para peneliti di Carnegie Mellon University menunjukkan bagaimana meditasi mindfulness ini dapat meningkatkan konsentrasi dalam pengambilan keputusan. 

2. Meningkatkan harga diri dan kesadaran diri 

Meditasi mindfulness mendorong Anda untuk lebih tenang dan menggali sisi positif dalam diri. "Mindfulness membantu meningkatkan kesadaran diri dengan meningkatkan kemampuan untuk memeriksa pikiran dan perasaan seseorang tanpa penilaian, yang pada akhirnya meningkatkan harga diri," kata Brian Wind, Kepala Clinical Officer di JourneyPure. 

Menurut para peneliti di Universitas Stanford, meditasi mindfulness khususnya dapat membantu mereka yang mengalami kecemasan sosial. 

3. Mengurangi stres 

Meditasi kesadara  juga dapat menurunkan kadar kortisol atau hormon stres yang membantu Anda merasa lebih rileks. Mengulang mantra selama meditasi juga dapat memiliki efek menenangkan, dan dengan berkonsentrasi pada mantra, Anda dapat mengalihkan fokus dari pikiran yang mengganggu. 

"Meditasi transendental memiliki efek yang serupa, di mana Anda diam-diam mengulangi kata atau suara untuk membuat diri Anda tetap fokus, dan sebagai hasilnya Anda dapat mencapai kondisi keheningan dan stabilitas total," sebut David Foley, pendiri Unify Cosmos, sebuah pusat meditasi di Oklahoma.

4. Kelola kecemasan atau depresi 

Meditasi mindfulness membantu melatih pikiran Anda untuk fokus pada saat ini, membuat Anda cenderung merenungkan pikiran cemas yang dapat memicu depresi. Sebuah analisis penelitian 2014 yang diterbitkan dalam JAMA Internal Medicine menemukan bahwa meditasi yang terfokus dapat membantu mengurangi kecemasan dan depresi, dan dapat menjadi bagian dari treatment kesehatan mental yang komprehensif.

Penelitian juga mendukung manfaat pengurangan stres berbasis kesadaran (MBSR). Penelitian telah menemukan bahwa MBSR dapat membantu mereka yang gelisah menenangkan pikiran mereka dan mengurangi gejala depresi, termasuk kesulitan tidur, kehilangan nafsu makan, dan suasana hati yang buruk. 

5. Melawan kecanduan 

Meditasi dapat mengubah reseptor otak untuk menghilangkan kecanduan narkoba dan alkohol. Selain itu, meditasi mindfulness dapat meningkatkan kesadaran untuk mengontrol kecanduan akan zat-zat tersebut.

Sebuah studi pada 2018 yang diterbitkan dalam Penyalahgunaan Zat dan Rehabilitasi menemukan bahwa pelatihan mindfulness dapat membantu mencegah kekambuhan di masa mendatang bagi orang-orang pengguna narkoba, karena menghasilkan efek terapi yang membantu mengatur bagaimana otak mengalami kesenangan.

6. Kendalikan nyeri 

Banyak dokter merekomendasikan praktik meditasi sebagai bagian dari rencana manajemen nyeri yang komprehensif. Sebuah penelitian pada 2020 yang melibatkan lebih dari 6.400 peserta menemukan bahwa meditasi dapat mengurangi rasa sakit pasca operasi, akut, atau kronis. 

7. Membuat diri lebih baik dan menyayangi

Meditasi kebaikan dapat menumbuhkan rasa kasih sayang untuk diri sendiri dan orang lain. Ini memperkuat sirkuit di otak yang menangkap emosi orang lain, mempromosikan perilaku altruistik, dan mengurangi bias implisit atau tidak sadar serta bertanggung jawab untuk menolak stereotip berbahaya. 

Untuk memulai meditasi kebaikan yang penuh kasih, Anda mungkin membayangkan orang yang dicintai dan berharap mereka bahagia. Anda kemudian dapat memperluas cinta itu kepada diri sendiri dan orang lain dalam hidup Anda.

"Anda dapat menggunakan frasa sederhana yang diam-diam Anda ulangi untuk diri sendiri, seperti 'semoga Anda menikmati kebahagiaan' saat Anda membayangkan orang itu dalam pikiran Anda," kata Davidson. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

YOGA Depresi
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

Foto loadmore

BisnisRegional

To top