Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Cara Bijak Pakai Kartu Kredit Saat Pandemi

Bagaimana seseorang menggunakan kartu kredit akan menjadi faktor penentu apakah kartu kredit itu bisa menjadi penolong atau justru penjerumusnya.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 27 Juni 2020  |  11:11 WIB
Ilustrasi kartu kredit
Ilustrasi kartu kredit

Bisnis.com, JAKARTA - Kartu kredit dapat menjadi bagian penting dari manajemen keuangan yang efektif atau alat yang merusak yang membuat Anda berada dalam situasi yang mengerikan karena terjerat utang.

Bagaimana seseorang menggunakan kartu kredit akan menjadi faktor penentu apakah kartu kredit itu bisa menjadi penolong atau justru penjerumusnya.

Penggunaan kartu kredit kemungkinan meningkat dalam beberapa bulan terakhir karena coronavirus membuat orang memiliki sedikit masalah finansial. 

Pada akhirnya, pengguna kartu kredit harus kembali untuk melunasi utangnya, yang bahkan mungkin lebih buruk dalam jangka panjang karena bunga yang masih harus dibayar.

Dalam skenario terburuk, beberapa orang mungkin masih bergantung pada kartu kredit mereka pascalockdown meskipun mereka sudah memiliki hutang besar.

Untungnya, ada langkah-langkah yang bisa diambil orang dan saran yang bisa mereka perhatikan ketika mengatur pengeluaran mereka.

Holly Andrews, Direktur Pelaksana KIS Finance, memberikan kiatnya untuk memastikan kartu kredit digunakan secara efektif.

Berhentilah memperlakukan mereka seperti pinjaman

Perubahan perspektif yang sederhana bisa bermanfaat dalam jangka panjang.

“Salah satu hal terburuk yang dapat Anda lakukan dengan kartu kredit adalah memperlakukannya seolah-olah itu pinjaman, dan terutama yang jangka panjang," ujarnya dikutip dari Express.co.uk.

“Kartu kredit harus digunakan untuk kebutuhan bukan hal yang diinginkan. Semisal bahan makanan dan kebutuhan pokok, dan tidak untuk pengeluaran mewah seperti liburan dan barang-barang desainer," katanya.

Dia menjelaskan meskipun kartu kredit sangat membantu dan bisa menjadi penyelamat jika ada keadaan darurat dan Anda tidak memiliki pilihan alternatif.

Jangan maksimalkan

Beberapa orang mungkin melihat apa yang kartu kredit mereka berikan sebagai "uang gratis" tetapi ini bisa sangat merusak: "Meskipun sangat menggoda untuk menghabiskan semua kredit Anda, melakukan hal itu benar-benar akan menjerat.

“Cara yang masuk akal untuk menggunakan kartu kredit adalah dengan hanya menghabiskan maksimal 50 persen (30 persen atau kurang ideal) dari batas setiap bulan karena, pertama, ini akan lebih mudah untuk dilunasi secara penuh setiap bulan dan, kedua, itu benar-benar akan meningkatkan nilai kredit Anda. "

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kartu kredit tips keuangan
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top