Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ahli Sebut Remdesivir Efektif Obati Pasien Covid-19 yang Parah

Efektivitas pemakaian remdesivir tidak pasti karena sebagian besar uji coba sejauh ini kecil dan memiliki keterbatasan, para penulis mengatakan dalam ulasan tersebut untuk jurnal
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 31 Juli 2020  |  09:40 WIB
Remdesivir
Remdesivir

Bisnis.com, JAKARTA - Remdesivir Gilead Sciences Inc disebutkan layak diresepkan untuk pasien dengan Covid-19 yang parah meskipun bukti manfaatnya tetap tidak meyakinkan,  demikian menurut panel ahli internasional yang diselenggarakan oleh British Medical Journal.

Efektivitas pemakaian remdesivir tidak pasti karena sebagian besar uji coba sejauh ini kecil dan memiliki keterbatasan, para penulis mengatakan dalam ulasan tersebut untuk jurnal.

Komisi Eropa menandatangani kontrak senilai 63 juta euro (US$74 juta) dengan Gilead pekan ini untuk sejumlah obat yang akan tersedia di negara-negara Uni Eropa mulai awal Agustus 2020.

Remdesivir mungkin efektif dalam mengurangi waktu pemulihan pada pasien dengan Covid-19 yang parah, meskipun lebih banyak percobaan diperlukan untuk mengkonfirmasi hal ini, kata para ahli.

Obat tersebut mungkin tidak memiliki efek penting pada kebutuhan ventilasi mekanik dan mungkin memiliki sedikit pengaruh atau tidak berpengaruh pada lama tinggal pasien di rumah sakit.

Gilead mengatakan pada Juni lalu bahwa mereka akan mengenakan biaya US$3.120 untuk pengobatan remdesivir untuk pasien di rumah sakit di AS. Demikian dikutip dari Bloomberg.

Obat tersebut menerima otorisasi penggunaan darurat dari regulator AS pada Mei, setelah uji coba besar menemukan obat itu mempercepat pemulihan sekitar empat hari pada pasien yang dirawat di rumah sakit.

Para penulis mengatakan penggunaan obat seperti remdesivir dapat mengurangi dana, waktu, perhatian dan tenaga kerja dari perawatan.

Mereka menyarankan penelitian di masa depan harus fokus pada bidang-bidang seperti dosis obat yang optimal, durasi terapi, dan apakah ada kelompok pasien tertentu yang paling mungkin mendapatkan manfaat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

obat Virus Corona
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top