Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Vaksin BCG Aman dan Tidak Tingkatkan Risiko Gejala Covid-19

Sebuah studi yang dipublikasikan di Cell Reports Medicine membandingkan kelompok relawan yang telah menerima vaksin BCG dan tidak selama 5 tahun terakhir. Hasilnya menunjukkan bahwa vaksin tersebut aman dan kemungkinan bisa memengaruhi gejala Covid-19.
Syaiful Millah
Syaiful Millah - Bisnis.com 07 Agustus 2020  |  13:14 WIB
Vaksin BCG - gov.org
Vaksin BCG - gov.org

Bisnis.com, JAKARTA – Vaksin BCG yang awalnya dibuat untuk melawan tuberkulosis, ternyata memiliki efek stimulasi umum pada sistem kekebalan yang berarti mampu melawan berbagai penyakit menular, mungkin juga termasuk Covid-19.

Sebuah studi yang dipublikasikan di Cell Reports Medicine membandingkan kelompok relawan yang telah menerima vaksin BCG dan tidak selama 5 tahun terakhir. Hasilnya menunjukkan bahwa vaksin tersebut aman dan kemungkinan bisa memengaruhi gejala Covid-19.

Vaksin Bacille Calmette Guerin merupakan vaksin yang paling banyak digunakan di dunia. Awalnya dimaksudkan untuk mengobati tuberkulosis, tetapi belakangan vaksin ini dinilai mampu memberikan dorongan umum yang tahan lama terhadap sistem kekebalan tubuh bawaan.

Oleh sebab itu, vaksin ini juga efektif melawan kondisi penyakit lain. Mihai Netea, profesor dari Radboud University dan tim melakukan penelitian tentang efek tersebut. Mereka menyebut vaksin itu dapat mendorong apa yang disebut dengan kekebalan terlatih.

Studi 300BCG adalah hasil dari penelitiannya, di mana sekelompok sukarelawan sehat menerima vaksin BCG dan dibandingkan dengan kelompok sukarelawan sehat yang tidak diberikan vaksin. Penelitian ini berlangsung antara April 2017 dan Juni 2018.

Tujuan dari penelitian tersebut adalah untuk mengetahui perbedaan dalam respon imun, tetapi setelah pandemi muncul, subjek yang sama ditanyai apakah ada efek dari vaksin terkait gejala yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2.

Perbandingan antara kelompok menunjukkan bahwa mereka yang menerima vaksin tidak memiliki banyak gejala, tidak sering sakit, dan tidak mengalami sakit yang parah selama gelombang pertama pandemi berlangsung di Belanda.

Data tersebut juga menunjukkan gambaran positif dengan jumlah orang sakit yang lebih rendah pada periode Maret-Mei 2020 di antara kelompok yang divaksinasi BCG. Selain itu, data juga menunjukkan bahwa insiden kelelahan ekstrem yang terjadi pada individu dengan vaksin lebih rendah.

Kendati menunjukkan hasil yang meyakinkan, penelitian juga juga memiliki keterbatas yang membuatnya tidak bisa menarik kesimpulan langsung mengenai manfaat vaksin BCG terhadap virus corona baru.

“Sangat penting untuk memastikan bahwa seseorang yang telah divaksinasi dengan BCG tidak mengalami peningkatan gejala selama pandemi Covid-19. Meskipun kami melihat lebih sedikit penyakit pada orang yang telah mendapatkan vaksin,” kata Netea.

Dia melanjutkan bahwa berbagai uji klinis random sedang dilakukan untuk memastikan keefektifan dan keamanan dari vaksin BCG terhadap penyakit pandemi Covid-19, termasuk beberapa di antaranya dilakukan di Belanda.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

vaksin Virus Corona
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top