Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ini 4 Faktor Penyebab Perokok Mudah Terinfeksi Virus Corona

Imunita perokok akan lebih mudah turun sehingga sehingga lebih mudah terinfeksi virus Corona (Covid-19) selama masa pandemi ini.
Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora - Bisnis.com 12 Agustus 2020  |  20:15 WIB
Merokok - boldsky.com
Merokok - boldsky.com

Bisnis.com, JAKARTA - Orang yang pernah menghisap rokok, mantan perokok, dan pecandu rokok memiliki potensi yang lebih tinggi terinfeksi virus Corona (Covid-19).

Studi Liu W dkk menunjukkan bahwa perokok memiliki risiko pneumonia Covid-19 yang lebih tinggi dibandingkan yang tidak merokok. Bila mengutip penelitian di China, pasien pria yang terinfeksi Covid tercatat lebih banyak perokok.

Adapun pria-pria di China yang terinfeksi Corona mencapai 58,3 persen yang perokok dari 100 persen dan 41,7 persen adalah yang tidak merokok. Studi ini sudah terbukti berdasarkan dari laboratorium patologi.

Agus Dwi Susanto, Ketua Umum Persatuan Dokter Paru Indonesia (PDPI) membenarkan  bahwa perokok lebih mudah terinfeksi virus corona hingga lima kali lebih tinggi dibandingkan dengan yang bukan  perokok.

"Studi ini sudah berdasarkan dari laboratorium patologi. Perokok yang terinfeksi hingga 5 kali lebih tinggi dibandingkan yg bukan  perokok," ungkapnya dalam diskusi bersama BNPB, Rabu (12/8/2020).

Ada 4 hal yang meningkatkan perokok terinfeksi Covid-19:

1. Karena pada seorang perokok terdapat reseptor ACE2 yang menjadi tempat duduknya virus Covid-19. Seorang perokok memiliki jumlah reseptor ACE2 yang lebih banyak, dibandingkan yang bukan perokok.

2. Perokok juga mudah mengalami penurunan imunitas, sehingga  mudah terinfeksi virus dan bakteri. Penurunan imunitas disebabkan bahan yang terkandung di dalam rokok bisa  mengganggu proses migrasi sel tubuh saat melawan infeksi.

3. Perokok yang memegang mulut saat menghisap rokok dengan tangan mencuci tangan  bisa berisiko terkontaminasi Covid-19.

4. Virus Corona biasanya  menyerang orang-orang yang memiliki komorbiditas atau orang dengan penyakit penyerta. Agus menuturkan bahwa perokok lebih banyak memiliki komorbid seperti hipertensi, sakit jantung, gangguan paru-paru.

"Hampir penyakit komorbid lebih banyak ditemukan pada seorang perokok. Jadi, saat perokok memiliki komorbid maka memudahkan virus Corona masuk ke tubuh perokok," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

paru-paru perokok merokok Virus Corona covid-19
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top