Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

IDSA Larang Penggunaan Hydroxychloroquine untuk Pasien Covid-19

Rekomendasi itu secara resmi dikeluarkan IDSA pada 19 Agustus 2020 lalu, seperti dikutip dari Bloomberg.com
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 23 Agustus 2020  |  10:34 WIB
Obat Hydroxychloroquine. - Istimewa
Obat Hydroxychloroquine. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - The Infectious Diseases Society of America (IDSA) merekomendasikan seluruh rumah sakit untuk menyetop pemakaian obat antimalaria hydroxychloroquine untuk merawat pasien Covid-19.

Rekomendasi itu secara resmi dikeluarkan IDSA pada 19 Agustus 2020 lalu, seperti dikutip dari Bloomberg.com.

Mereka merekomendasikan untuk tidak menggunakan hydroxychloroquine baik dengan sendirinya atau digabungkan dengan antibiotik azitromisin untuk pasien dengan virus corona, bahkan ketika pasien dirawat di rumah sakit.

Masyarakat sebelumnya menyerukan penggunaan terbatas hydroxychloroquine dalam uji coba.

“Panel pedoman ahli IDSA menyimpulkan bahwa manfaat kepastian yang lebih tinggi (misalnya, pengurangan mortalitas) untuk penggunaan perawatan ini sekarang sangat tidak mungkin bahkan jika data tambahan berkualitas tinggi akan tersedia,” kata kelompok itu dalam sebuah pernyataan.

Sebelumnya, panel National Institutes of Health merekomendasikan untuk tidak menggunakan hydroxychloroquine dengan azithromycin, kecuali dalam uji klinis, karena peningkatan risiko serangan jantung.

Badan tersebut menghentikan uji klinis hydroxychloroquine sendiri pada bulan Juni. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

coronavirus Virus Corona
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top