Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tidak Berhati-hati, Bersepeda Berisiko Membuat Terluka

Kenali jenis dan penyebab luka, sebelum memberikan pertolongan bagi orang yang bersepeda.
Gloria Fransisca Katharina Lawi
Gloria Fransisca Katharina Lawi - Bisnis.com 21 September 2020  |  21:35 WIB
Mengompres memar - Istimewa
Mengompres memar - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA -- Merawat luka dengan produk perawatan luka bukan hal yang mudah khususnya bagi Anda yang belum terlatih dalam melakukan pertolongan pertama pada kecelakaan.

Mantan artis cilik, Tasya Kamila yang kini menjadi mom influencer menceritakan selama pandemi, sang suami sering mengalami luka akibat kecelakaan saat olahraga.

“Akhir-akhir ini, suamiku sangat aktif bersepeda dan beberapa kali dia itu terluka karena jatuh dari sepeda," ujar Tasya dikutip dari siaran pers yang diterima Bisnis.com, Senin (21/9/2020).

Ibu dari Arrasya (1 tahun) ini berkata, sangat penting untuk merawat luka agar tidak terjadi infeksi dan atau pun menjadi semakin parah.

"Dulu itu, aku ingat kalau membersihkan luka itu pasti perih, dan aku takut setiap kali luka akan dibersihkan," sambung Tasya.

Pelantun lagu "Jangan Takut Akan Gelap" ini mengaku dengan adanya rangkaian produk kesehatan, misalnya dari produk Hansaplast, usaha membersihkan luka jadi lebih mudah dan tidak menimbulkan rasa perih. Plester Hansaplast juga banyak yang menampilkan karakter-karakter yang disukai Arrasya.

"Nanti kalau Arrasya sudah lebih besar dan aktif bergerak, pasti aku gunakan rangkaian produk Hansaplast untuk merawat lukanya. Dengan rangkaian produk Hansaplast, merawat luka menjadi one less worry untuk aku,” ujar Tasya. 

Selain memastikan isi Kotak Perlindungan Pertama lengkap, hal-hal berikut juga perlu diperhatikan saat terjadinya luka.

Pertama, tetap tenang dalam melakukan pertolongan pertama pada diri sendiri dan orang lain.

Kedua, jelaskan apa yang dilakukan pada orang yang terluka, bahwa mungkin menyakitkan tapi mereka akan segera merasa lebih baik.

Ketiga, hubungi medis jika dirasa perlu. Khususnya untuk beberapa luka yang sulit diatasi. Misalnya, jika luka dalam dan menyebabkan banyak pendaraha, bengkak, ada benda asing yang tertanam dalam kasus gigitan hewan atau manusia atau kontak dengan darah hewan, dan luka berada di area wajah.

Selain luka-luka kecil, mungkin saja Anda juga mengalami luka yang lebih besar yang memerlukan bantuan tim medis untuk membantu menyembuhkannya. 

Artinya, luka lebih besar berarti memerlukan perlindungan dengan plester yang berukuran lebih besar juga.

Sekretaris Jenderal Palang Merah Indonesia (PMI), Sudirman Said menambahkan, semua manusia tidak bisa mencegah terjadinya luka, tetapi Anda dapat selalu siaga dengan memastikan adanya kotak Pertolongan Pertama dengan isi yang memadai di rumah.

"Selain itu, jangan lupakan cara merawat luka yang benar agar luka cepat sembuh dan tidak terinfeksi,” ujarnya.

Selain itu, jangan lupakan seputar cara perawatan luka yang tepat agar luka bisa cepat sembuh dan tidak terinfeksi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sepeda bersepeda
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top