Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

WHO Tegaskan Panduan Penularan Virus Corona Belum Berubah

Hingga saat ini, mereka masih menggunakan pedoman lama dalam penularan ataupun aturan pencegahan virus corona.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 22 September 2020  |  09:53 WIB
WHO
WHO

Bisnis.com, JAKARTA - Mike Ryan, direktur eksekutif program kedaruratan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa posisi WHO tentang penularan COVID-19 tidak berubah.

Hingga saat ini, mereka masih menggunakan pedoman lama dalam penularan ataupun aturan pencegahan virus corona. Demikian dilansir dari Globalnews.

Pernyataan itu disampaikan berdasarkan bukti mereka selama ini, sekaligus mengomentari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) yang memposting saran bahwa virus menyebar melalui udara dan menyebar lebih dari enam kaki.

Dr. Ryan juga mencatat bahwa draf saran telah dihapus oleh CDC, dan WHO akan menindaklanjutinya.

Sebelumnya, CDC mengatakan virus menyebar melalui tetesan dan partikel kecil di udara yang tersuspensi di udara dan terhirup. Partikel-partikel kecil ini, atau aerosol, terbentuk ketika orang yang terinfeksi “batuk, bersin, bernyanyi, berbicara atau bernapas.

Mereka juga menambahkan bahwa semakin banyak bukti yang menunjukkan kemungkinan penularan melalui udara.

“Partikel ini bisa terhirup ke hidung, mulut, saluran udara, dan paru-paru dan menyebabkan infeksi. Ini dianggap sebagai cara utama penyebaran virus, ”menurut" versi draf "CDC yang diakui salah posting itu.

Namun, pernyataan itu telah dihapus dan disebutkan karena kesalahan posting.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

who Virus Corona
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top