Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Vaksin Covid-19 Buatan Novavax Masuki Uji Coba Klinis pada Manusia

Tes awal menunjukkan ke produksi antibodi pelawan virus yang tinggi. Uji coba terhadap 10.000 orang sukarelawan sekarang akan melihat apakah vaksin tersebut dapat mencegah orang terinfeksi covid-19 dan efeknya. 
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 26 September 2020  |  10:04 WIB
Uji kandidat vaksin Covid-19.  - Jhonson & Jhonson
Uji kandidat vaksin Covid-19. - Jhonson & Jhonson

Bisnis.com, JAKARTA - Vaksin covid-19 buatan perusahaan bioteknologi AS Novavax, kini memasuki tahap akhir pengujian pada manusia. Uji coba itu kini telah dimulai di Inggris.

Tes awal menunjukkan ke produksi antibodi pelawan virus yang tinggi. Uji coba terhadap 10.000 orang sukarelawan sekarang akan melihat apakah vaksin tersebut dapat mencegah orang terinfeksi covid-19 dan efeknya. 

Pemerintah Inggris telah memesan 60 juta dosis jika terbukti berhasil.

Vaksin yang dapat melindungi orang dari Covid-19 masih secara luas dilihat sebagai strategi keluar utama dari pembatasan sepanjang hidup kita.

Jab Novavax hanya yang kedua memasuki uji coba skala besar di Inggris; yang lainnya telah dikembangkan oleh Universitas Oxford.

Beberapa vaksin yang sedang dikembangkan untuk Covid-19 menggunakan teknologi yang benar-benar baru atau hampir tidak terbukti.

Novavax menggunakan metode tradisional yakni protein dari virus corona yang tidak dapat bereplikasi di dalam tubuh dan bahan kimia, yang disebut adjuvan, untuk meningkatkan respons imun.

"Ini adalah teknologi yang lebih kami kenal," kata Prof Paul Heath, yang memimpin uji coba di Rumah Sakit Universitas St George di NHS Foundation Trust, dilansir dari BBC.

"Ini adalah bidang terbuka dan kami tidak tahu apa yang akan berhasil, itulah jawaban yang benar di sini. Dan itulah alasan mengapa ada begitu banyak kandidat vaksin yang berbeda." tambahnya.

Data uji coba awal pada 83 orang, yang diterbitkan di New England Journal of Medicine, menunjukkan vaksin itu tampak aman.

Sampel darah dari mereka yang disuntik menunjukkan para sukarelawan memproduksi antibodi yang dapat menetralkan virus corona dan bagian lain dari sistem kekebalan, yang disebut sel-T, juga dilatih untuk melawan virus.

Meskipun ini adalah tanda yang menjanjikan, tidak cukup untuk membuktikan bahwa vaksin dapat menghentikan infeksi atau mencegah seseorang mengembangkan bentuk penyakit yang paling parah.

Sepuluh ribu orang akan mengambil bagian dalam uji coba dan setidaknya seperempat dari mereka akan berusia di atas 65 tahun, kelompok usia yang paling berisiko terkena Covid-19 parah.

Beberapa sukarelawan akan dipilih dari mereka yang telah mendaftar untuk mengambil bagian dalam uji klinis yang dijalankan oleh NHS.

Setengahnya akan diberikan dua dosis vaksin, selang tiga minggu, dan sisanya akan diberi tusukan tiruan yang disebut plasebo.

Namun, dibutuhkan waktu berbulan-bulan - mungkin awal 2021 - sebelum kami mengetahui apakah vaksin tersebut berhasil.

"Ini adalah momen yang sangat menarik, ini hanya uji coba khasiat fase ketiga di Inggris," kata Prof Heath kepada BBC.

"Vaksin ini tampaknya merupakan kandidat yang sangat baik untuk menjadi pelindung terhadap Covid-19, tetapi sekarang kami perlu membuktikannya."

Vaksin akan diproduksi di Stockton-on-Tees.

Kate Bingham, ketua Satgas Vaksin pemerintah, mengatakan menemukan vaksin yang aman dan efektif yang bekerja untuk sebagian besar penduduk Inggris adalah cara terbaik untuk mengatasi penyakit yang menghancurkan ini.

"Sementara jarak sosial, pengujian dan tindakan lain dapat membantu mengurangi dampak virus corona, satu-satunya solusi jangka panjang untuk mengalahkannya adalah menemukan vaksin."

"Ini adalah momen yang sangat menarik, ini hanya uji coba khasiat fase ketiga di Inggris," kata Prof Heath kepada BBC.

"Vaksin ini merupakan kandidat yang sangat baik untuk menjadi pelindung Covid-19, tetapi sekarang kami perlu membuktikannya."

Vaksin akan diproduksi di Stockton-on-Tees.

Kate Bingham, ketua Satgas Vaksin pemerintah, mengatakan: "Menemukan vaksin yang aman dan efektif yang bekerja untuk sebagian besar penduduk Inggris adalah cara terbaik untuk mengatasi penyakit yang menghancurkan ini.

"Sementara jarak sosial, pengujian dan tindakan lain dapat membantu mengurangi dampak virus corona, satu-satunya solusi jangka panjang untuk mengalahkannya adalah menemukan vaksin."

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Vaksin Virus Corona
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top