Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Keluar dari Penjara, Lidya Pratiwi Lepas Kangen Bertemu Teman Masa Sekolah

Lidya Pratiwi atau yang memiliki nama baru Maria Eleanor melepas kangen dengan bertemu kawan-kawan usai keluar dari penjara.
Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora - Bisnis.com 01 Oktober 2020  |  13:02 WIB
Lidya Pratiwi dalam tayangan di televisi.
Lidya Pratiwi dalam tayangan di televisi.

Bisnis.com, JAKARTA - Lidya Pratiwi yang telah mengganti nama menjadi Maria Eleanor mulai muncul ke publik. Dia mengaku telah bertemu teman-teman sekolah usai keluar dari penjara.

Lidya mengaku sempat tidak percaya diri dan merasa canggung untuk bertemu dengan orang-orang terdekatnya usai keluar dari bui atas kasus pembunuhan dan perampokan. Proses adaptasi pun kembali dilakukan untuk mengatasi rasa canggungnya.

Saat berada di program Call me Mel di iNews, Lidya mengungkapkan rasa canggung dan ketakutan muncul dari pemikiran orang-orang yang mengonsumsi berita. "Ya mau gimana juga ya, kita gak bisa mengubah pola pikir mereka dan aku harapkan itu bisa timbul dari hati masyarakat," ungkapnya seperti dikutip pada Kamis (1/1/2020).

Setelah keluar dari penjara, perempuan yang memiliki nama baru Maria Eleanor masih bertemu dengan teman-teman sekolah dan belum bertemu dengan kawan-kawan lama. 

Di tengah pandemi virus corona (Covid-19), dia berencana untuk melakukan silaturahmi dengan kawan-kawan lama. Aktivitas lain yang dilakukan yakni olahraga untuk menjaga kebugaran tubuh.

Sebagai informasi, pada 2006, Lidya Pratiwi sempat menjadi perbincangan hangat di masyarakat Indonesia. Pemeran Jinny dalam sinetron Untung Ada Jinny terlibat dalam kasus pembunuhan berencana terhadap kekasihnya, Naek Gonggom Hutagalung.

Naek Gonggom dibunuh di penginapan Putri Duyung, kawasan Ancol, Jakarta Utara, yakni pada 28 April 2006.

Saat itu, otak pembunuhan tersebut adalah ibu dan paman Lidya, Vince Yusuf dan Tony Yusuf, serta seorang kenalan bernama Sukardi. Lidya Pratiwi secara hukum dinyatakan terlibat dalam kasus ini, sebab dia mengetahui rencana pembunuhan tetapi tidak mencegah aksi kejahatan tersebut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pembunuhan penjara covid-19
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top