Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Epidemiolog Minta Pemerintah Batalkan Beli Semua Kandidat Vaksin Covid-19

Pemerintah diminta membatalkan semua rencana pembelian vaksin dari sejumlah negara, karena belum ada yang terbukti lolos uji klinis.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 24 Oktober 2020  |  18:24 WIB
Uji kandidat vaksin Covid-19.  - Jhonson & Jhonson
Uji kandidat vaksin Covid-19. - Jhonson & Jhonson

Bisnis.com, JAKARTA - Epidemiolog Universitas Indonesia (UI) Pandu Riono meminta pemerintah batalkan semua rencana pembelian kandidat vaksin Covid-19.

Alasannya, agar proses pembelian harus menunggu hasil uji klinis rampung, sehingga keamanannya bisa terjamin.

Dia juga meminta pemerintah melakukan penguatan sistem kesehatan publik di Indonesia untuk mencegah penyebaran kian meluas.

"Sampai sekarang belum ada vaksin Covid-19. Batalkan semua rencana pembelian kandidat vaksin. Tunggu," tulisnya dikutip dari akun twitternya.

Dia juga menambahkan vaksin bukan solusi jangka pendek untuk atasi pandemi Covid-19. Perlu cakupan vaksin yang tinggi, sangat tergantung efektivitas vaksinnya.

Perlu persiapan, memperkuat Sistem Kesehatan Publik. Juga bukan kedaruratan yang harus diselesaikan dengan segera. Keselamatan Publik itu utama. 

Menurutnya, bila kepentingan pedagang dalam hal ini produsen vaksin lebih diperhatikan dalam atasi pandemi, maka kasus terus naik, kematian terus terjadi.

"Termasuk taktik ijon kandidat vaksin. Belum ada vaksin, semua masih masih dievaluasi. Kita harus berhati-hati, jangan sampai keselamatan publik terancam," tegasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona Vaksin Covid-19
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top