Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Cintai Bumi, Ini 8 Cara Sederhana Menghemat Air

Membeli sebotol plastik air dari toko mungkin menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari Anda, tetapi belum terlambat untuk mengubah cara Anda dan berhenti mengeringkan planet ini.
Desyinta Nuraini
Desyinta Nuraini - Bisnis.com 26 November 2020  |  18:20 WIB
Ilustrasi - Imgbuddy
Ilustrasi - Imgbuddy

Bisnis.com, JAKARTA - Bencana krisis air diprediksi akan datang dalam beberapa waktu mendatang. Forum Air Dunia II (World Water Forum) memprediksi pada 2025 sebanyak 321 juta jiwa penduduk Indonesia diprediksi akan sulit mendapatkan air bersih.

Tentunya hal ini bisa menjadi ancaman mengingat segala aktivitas kehidupan membutuhkan air bersih. Oleh karena itu, sadar untuk menghemat penggunaan air saat ini menjadi hal penting yang harus dilakukan.

Melansir Real Simple, Kamis (26/11/2020), berikut 8 cara sederhana untuk menghemat air:

1. Matikan keran air di wastafel saat menggosok gigi

Pikirkan apakah tidak masalah jika Anda membiarkan air mengalir saat Anda menyikat? Menyikat gigi mungkin tampak seperti tugas yang sepele dalam konteks ini, tetapi jika Anda membiarkan air mengalir saat Anda menyikat gigi, itu sama saja pemborosan. American Dental Association merekomendasikan gosok gigi dua menit, dua kali sehari.

Saat Anda melakukannya, ingatlah untuk mematikan air saat setidaknya selama 20 detik. Termasuk saat bercukur, nyalakan air hanya untuk membilas pisau cukur, dan cuci piring dengan tangan.

2. Bawa botol minum sendiri

Membeli sebotol plastik air dari toko mungkin menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari Anda, tetapi belum terlambat untuk mengubah cara Anda dan berhenti mengeringkan planet ini. Lebih banyak air daripada yang ada di dalam botol digunakan untuk memproduksi dan mengemas produk itu. Setiap botol plastik satu liter dapat menghasilkan beberapa liter air, dengan mempertimbangkan keseluruhan rantai pasokan dan produksi.

3. Pancuran hemat air

Ini dapat mengurangi penggunaan air. Pancuran lama biasanya menggunakan hingga lima galon air per menit, sementara pancuran hemat air atau aliran rendah menggunakan lebih dari dua galon per menit.

Jika Anda mandi lima menit menggunakan pancuran jenis ini, pancuran akan menghemat cukup air dalam setahun untuk mengisi kolam setinggi 15 kaki di atas permukaan tanah. Plus, Anda menghemat tagihan air dan semua energi yang akan digunakan untuk memanaskan kelebihan air pancuran.

4. Gunakan aerator keran

Keran menyumbang sekitar 20 persen penggunaan air dalam ruangan dan biasanya mengalir dua kali lipat dari kecepatan yang seharusnya. Memasang aerator di bak cuci dapur dan kamar mandi sangat mengurangi laju aliran air dan biayanya biayanya murah.

Cari kran wastafel, aerator, dan aksesori lainnya dengan label WaterSense, yang bersertifikat EPA untuk penggunaan maksimal 1,5 galon per menit. Ini dapat mengurangi aliran air wastafel sebesar 30 persen atau lebih dari aliran standar 2,2 galon per menit.

5. Pakai produk daur ulang

Produk yang terbuat dari 100 persen kertas daur ulang membutuhkan lebih sedikit air dalam pembuatannya daripada produk yang terbuat dari kertas murni. Jika keluarga Anda menghabiskan empat gulungan tisu dalam seminggu, memilih daur ulang akan mengurangi limbah secara signifikan. Lebih baik lagi, gunakan handuk lap kain untuk mengurangi penggunaan handuk kertas secara umum (daur ulang atau sebaliknya).

Pilih kertas printer daur ulang saat salinan cetak diperlukan, atau pilih surat digital, tagihan, dan langganan bila memungkinkan untuk menghemat air.

6. Siram rumput atau tanaman saat pagi dan malam hari

Jika Anda mengairi rumput atau tanaman di tengah hari, penguapan akan mencegah banyak air mencapai akar tanaman.

Menyiram halaman rumput di pagi atau sore hari (biasanya pada saat paling dingin di siang hari), dan menghindari penyiraman pada hari-hari yang sangat berangin, perubahan kecil yang dapat menghemat galon air setiap minggu.

7. Makan makanan vegetarian satu kali seminggu

Dibutuhkan banyak air untuk menumbuhkan biji-bijian untuk memberi makan sapi yang pada akhirnya menghasilkan hamburger. Steak enam ons memiliki jejak air 674 galon, sementara dampak air salad lebih dari 21 galon.

Seorang ahli lingkungan tahun 2017 menemukan bahwa pola makan omnivora memiliki jejak air (dan jejak karbon) terbesar dibandingkan dengan pola makan vegetarian dan vegan. Menukar hanya satu hidangan daging-sentris setiap minggu dengan pilihan vegetarian dapat menghemat lebih dari 3.000 galon air.

8. Gunakan pengaturan air di mesin pencuci piring

Rumah tangga biasa akan menggunakan enam hingga 16 galon air untuk setiap mesin pencuci piring. Berlawanan dengan kepercayaan populer, jarang sekali menggunakan pengaturan normal pada mesin pencuci piring atau untuk mencuci piring sebelumnya.

Pengaturan light-wash seringkali membersihkan dengan baik sekaligus mengurangi penggunaan air hingga 55 persen.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bumi air bersih plastik
Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top