Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sendiri di Mobil, Haruskah Pakai Masker Untuk Cegah Virus Corona?

Aparat keamanan kini sering menindak orang-orang yang tidak menggunakan masker saat di dalam mobil. Apakah tepat menggunakan masker di dalam mobil?
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 05 Desember 2020  |  16:28 WIB
Pengendara mobil menggunakan masker saat berada di dalam mobil. - Blue Drop Services UK.
Pengendara mobil menggunakan masker saat berada di dalam mobil. - Blue Drop Services UK.

Bisnis.com, JAKARTA --  Masker sekarang wajib digunakan di seluruh Indonesia baik saat di luar ruangan, saat mengunjungi toko dan supermarket dan sebagian besar ruang tertutup yang tidak memungkinkan untuk mentaati batas jarak sosial.

Namun, dengan banyaknya kebijakan yang diterapkan dan tiap level otoritas maupun ruang tampaknya punya aturan masing-masing, implementasinya terkadang menjadi membingungkan.

Biasanya, jika Anda berada di dekat orang lain di mana Anda tidak dapat menjaga jarak dua meter, maka masker wajah diperlukan, termasuk ketika sedang berada di dalam taksi, bus, atau kereta.

Masalah yang disayangkan adalah masker wajah dapat memengaruhi penglihatan Anda, terutama jika Anda memakai kacamata. Saat memakainya bersama, mereka dapat menyebabkan kacamata menjadi berembun.

Mengingat aturan di DKI Jakarta mewajibkan pengemudi mobil untuk memakai masker, bahkan ketika mengendari mobil sendirian, risiko yang disebabkan oleh gangguan pandangan dianggap lebih serius, menurut sebuah blog yang diposting oleh Blue Drop Services UK, seperti dikutip pada Sabtu (5/12/2020).

Meskipun, Anda tetap harus memakai masker jika Anda mengendarai taksi dan atau  mobil ride-sharing, CDC menyarankan agar Anda tidak perlu memakai masker jika Anda mengemudi kendaraan pribadi sendirian atau dengan seseorang yang serumah dengan Anda.

Mengenakan masker saat mengemudi dapat menyebabkan masalah seperti gangguan penglihatan, apalagi jika Anda pengemudi yang menggunakan kacamata.

Uap dari sela-sela masker dapat menyebabkan kacamata berkabut dan merusak penglihatan Anda. Beberapa pengemudi bahkan beralih ke lensa kontak untuk mengatasi masalah ini.

Mengenakan masker tentu saja tidak nyaman, terutama jika Anda tidak terbiasa memakainya. Jika Anda terus-menerus harus menyesuaikan topeng Anda agar lebih baik, maka Anda mungkin perlu masker yang sesuai dan dibuat dengan baik akan membantu meningkatkan aliran udara dan memungkinkan Anda bernapas lebih baik.

Pastikan saat Anda mengemudi masker dalam posisi yang nyaman dan Anda memakainya dengan benar, menutupi mulut dan hidung.

Jika Anda perlu memakai kacamata, pastikan masker Anda cukup pas untuk mencegah udara keluar, yang menyebabkan kacamata berkabut.

Anda dapat menggunakan masker wajah dengan pengaman di bagian hidung yang dapat disesuaikan agar pas dengan bentuk hidung Anda, mencegah udara keluar dan membuat kaca mata berkabut.

Beli masker yang sesuai dan memiliki aliran udara yang baik, Anda mungkin perlu mencoba beberapa masker berbeda sebelum menemukan yang cocok.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mobil Virus Corona masker Covid-19
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top