Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tahun Ini Zamannya Natal Ramah Lingkungan, Simak Caranya

Perlu diketahu di balik kehangatan dan kemeriahan Natal, ada isu lingkungan yang mengikuti.
Ika Fatma Ramadhansari
Ika Fatma Ramadhansari - Bisnis.com 24 Desember 2020  |  21:07 WIB
Gerakan pelestarian lingkungan - Ilustrasi
Gerakan pelestarian lingkungan - Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA – Setelah tahun 2020 yang penuh dengan kejutan, banyak dari kita menantikan Natal dan Tahun Baru.

Namun perlu diingat di balik kehangatan dan kemeriahan Natal, ada isu lingkungan yang mengikuti.

Dikutip dari Forbes pada Kamis (24/12/2020), perusahaan pengemasan Inggris GWP Group mencatat kenaikan 30% sampah produksi dan dibuang selama periode perayaan Natal.

Sampah-sampah ini berupa makanan, lampu Natal, pohon Natal, gulungan kertas kado, hadiah Natal yang tidak diinginkan, dan kemasan mainan dan hadiah.

Kabar baiknya adalah ada langkah-langkah yang dapat kita lakukan untuk membantu membuat Natal menjadi lebih ramah lingkungan.

Jika Anda sedang mencari inspirasi tentang cara menjadikan Natal ini ramah lingkungan, berikut adalah 10 cara untuk memulai:

1. Pilih pohon Natal yang ramah lingkungan

Perdebatan tentang apakah pohon Natal asli atau plastik lebih baik untuk lingkungan sudah berlangsung lama. Menurut Carbon Trust, pohon Natal asli memiliki jejak karbon yang jauh lebih rendah daripada pohon buatan dan akan lebih baik lagi jika pohon bersumber dari tempat yang memelihara pohon secara berkelanjutan. Atau menyewa pohon natal hidup juga bisa menjadi pilihan.

2. Periksa apakah lampu Natal Anda adalah LED

Menurut layanan peralihan energi Flipper, menggunakan bola lampu pijar di pohon Natal Anda dan di sekitar rumah dapat menghabiskan daya hingga 90 kali lebih banyak daripada bohlam LED.

Jadi, jika Anda menginginkan cara yang sangat mudah dan efektif untuk mengurangi tagihan energi dan membantu lingkungan, pastikan Anda mengalihkan semua lampu ke LED menjelang hari besar. 

3. Beli hadiah yang berkelanjutan

Luangkan waktu untuk mempertimbangkan seberapa tahan lama hadiah tersebut. Tidak ada gunanya membeli kado jika mereka kemungkinan besar akan berakhir di tempat pembuangan sampah atau toko amal dalam waktu dekat.

Apabila Anda cukup kreatif, coba pertimbangkan untuk membuat hadiah sendiri, seperti selai, kue, atau bahkan tanaman.

4. Pilih kertas kado yang tepat

Anda tidak perlu menggunakan kertas kado konvensional untuk membuat kado Natal Anda terlihat cantik. Sebagai gantinya, pertimbangkan untuk menggunakan kertas coklat atau bahkan koran yang dapat didaur ulang dan menghiasnya dengan label dan benang yang dapat digunakan kembali.

5.     Kirim kartu digital

Cobalah pertimbangkan mengirim kartu dalam platform digital. Namun jika Anda masih ingin mengirim kartu fisik kepada keluarga dan teman, pastikan kartu tersebut dapat didaur ulang. 

6. Belanja di pedagang lokal

Satu cara termudah untuk mengurangi jejak karbon Anda adalah dengan menggunakan toko lokal di sekitar Anda. Banyak bisnis kecil dan mandiri yang menawarkan berbagai hadiah.

7. Pikirkan baik-baik saat membeli makanan

Hal yang sama berlaku saat membeli makanan - selalu coba beli dari toko lokal dan pasar jika memungkinan. Membeli daging dan sayuran organik juga bisa lebih baik bagi lingkungan karena tidak ada pestisida berbahaya yang akan digunakan.

8. Pilih minuman organik

Alkohol organik adalah yang terbaik untuk menjadikan natal Anda ramah lingkungan. Tidak hanya menurunkan dampak pupuk dan pestisida terhadap lingkungan, beberapa orang mengatakan itu juga mengurangi mabuk.

9. Kurangi sisa makanan

Langkah pertama untuk mengurangi limbah makanan adalah merencanakan sebelumnya dan hanya membeli yang benar-benar Anda butuhkan. Jika Anda memiliki banyak sisa makanan setelah hari besar, apa pun yang Anda lakukan, jangan membuangnya. Sebaliknya, kunjungi situs-situs yang menginspirasi resep.

10. Kurangi penggunaan energi

Satu hal terpenting adalah gunakan energi di rumah Anda seefisien mungkin, terlebih saat sedang tidak menerima tamu. Hal ini bisa dilakukan dengan cara sederhana, seperti mematikan lampu ruang tamu dan juga televisi yang tidak sedang digunakan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Natal dan Tahun Baru
Editor : Muhammad Khadafi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top