Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kacamatamoo Targetkan Jual 500 Kacamata per Hari

Co-Founder Kacamatamoo Cindy Oktavian mengatakan sebagai pemain baru, perkembangan Kacamatamoo sangat baik. Pada Juli 2019 penjualan Kacamatamoo sebanyak 4-17 kacamata per hari, kemudian meningkat menjadi 150 hingga 200 kacamata per hari pada Desember 2020.
Thomas Mola
Thomas Mola - Bisnis.com 05 Januari 2021  |  15:56 WIB
Logo Kacamatamoo
Logo Kacamatamoo

Bisnis.com, JAKARTA - Kacamatamoo, produsen kacamata lokal menargetkan dapat menggandakan penjualan hingga 500 kacamata per hari. Pada akhir 2020, penjualan Kacamatamoo telah menyentuh 200 kacamata perhari.

Co-Founder Kacamatamoo Cindy Oktavian mengatakan sebagai pemain baru, perkembangan Kacamatamoo sangat baik. Pada Juli 2019 penjualan Kacamatamoo sebanyak 4-17 kacamata per hari, kemudian meningkat menjadi 150 hingga 200 kacamata per hari pada Desember 2020.

“Penjualan Kacamatamoo sepanjang 2020 mencapai 50.000 kacamata. Kami menargetkan ke depan bisa mencapai 300-500 kacamata per hari,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (5/1/2021).

Cindy menjelaskan Kacamatamoo menyediakan custom kacamata minus, dengan semua jenis dan ukuran lensa. Konsumen hanya membutuhkan waktu 1 hingga 2 hari untuk mendapatkan kacamata setelah melakukan pemesanan.

Menurutnya, perlindungan mata kian penting karena makin banyak orang menggunakan gadget. Kacamata saat ini tidak hanya menjadi alat bantu penglihatan tetapi juga sebagai fashion.

“Kami melihat masih kurang pilihan model yang fashionable dan unik untuk kalangan muda,” tambahnya.

Cindy menyebutkan kendati potensi pasar kacamata di Indonesia masih sangat besar, Kacamatamoo juga menghadapi berbagai tantangan.

Dia mencontohkan saat ini industri kacamata nasional didominasi oleh brand besar sehingga diperlukan edukasi kepada pelanggan mengenai kacamata. Tambah lagi, belum banyak konsumen yang familiar dengan belanja kacamata secara daring (online).

Produk Kacamatamoo, klaimnya, tidak hanya menampilkan unsur fashion tetapi juga alat kesehatan. Edukasi konsumen, katanya akan terus dilakukan sehingga lebih nyaman berbelanja secara daring.

“Kami mencoba menjawab tantangan dengan memberikan pelayanan, kualitas, dan model terbaik dengan harga yang sangat terjangkau,” kata Cindy.

Untuk menjaga kualitas produk, Kacamatamoo kata Cindy, terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Kacamatamoo aktif memberikan pelatihan kepada tim sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik.

Pemilik dan juga admin Kacamatamoo juga merupakan lulusan Refraksi Optisi yang sudah berstandar optik.

Dia menambahkan Kacamatamoo menyediakan beragam pilihan model kacamata sesuai dengan perkembangan mode baik untuk pria ataupun wanita.

Proses pembelian kacamata juga diupayakan lebih mudah seperti melalui marketplace dan melalui WhatsApp. Dalam waktu dekat, katanya, Kacamatamoo segera merilis website Kacamatamoo untuk memberikan kenyamanan berbelanja bagi konsumen.

Pada official website Kacamatamoo akan tersedia fitur virtual try-on, sehingga konsumen dapat lebih mudah menentukan bentuk kacamata yang sesuai dengan bentuk wajah.

Kacamatamoo pun memberikan garansi 100% jika pesanan yang diterima tidak sesuai dengan yang dipesan oleh konsumen.

"Dengan begitu mereka tidak harus repot-repot lagi ke optik. Official website kami akan menggunakan sistem membership," tambah Cindy.

Dengan sistem tersebut, semua konsumen Kacamatamoo bisa secara langsung menjadi reseller atau member di Kacamatamoo.

Manfaat dari berlangganan, konsumen mendapat produk terbaik dan juga bisa menjadi sumber penghasilan tambahan. Selain jalur distribusi, Kacamatamoo akan terus berinovasi dengan mengeluarkan ragam model kacamata terbaru setiap minggunya.

Pada sisi pembayaran Kacamatamoo akan memiliki fitur pembayaran PayPal, Credit card, hingga Go-Pay. Kemudahan akses pembayaran itu diharapkan dapat memperluas pasar hingga ke negeri jiran seperti Malaysia, hingga membuka toko fisik.

"Visi kami adalah menjadi online maupun offline store kacamata nomor satu di Indonesia dengan misi memberikan pelayanan terbaik, dan memanfaatkan perkembangan teknologi agar dapat membantu masyarakat yang belum paham akan pentingnya kesehatan mata," tutupnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

peluang bisnis kacamata
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top