Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Studi di Inggris: Sebanyak 12,3 Persen Meninggal Karena Virus Corona

Studi terbaru menyebutkan 1 dari 8 penyintas virus corona atau sekitar 12,3 persen meninggal karena Covid-19.
Desyinta Nuraini
Desyinta Nuraini - Bisnis.com 21 Januari 2021  |  22:31 WIB
Seorang pria berlari melewati ratusan makam yang digali oleh aktivis LSM Rio de Paz di Pantai Copacabana, menyimbolkan warga yang meninggal dunia akibat penyakit  Covid-19 di Rio de Janeiro, Brasil, Kamis (11/6/2020). - Antara/Reuters
Seorang pria berlari melewati ratusan makam yang digali oleh aktivis LSM Rio de Paz di Pantai Copacabana, menyimbolkan warga yang meninggal dunia akibat penyakit Covid-19 di Rio de Janeiro, Brasil, Kamis (11/6/2020). - Antara/Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Sebuah studi yang dilakukan oleh Universitas Leicester dan Kantor Statistik Nasional (ONS) Inggris menemukan bahwa satu dari delapan pasien Covid-19 yang dinyatakan pulih, meninggal dalam 140 hari.

Melansir Times of India, Kamis (21/1/2021), studi yang mengamati 47.780 mantan pasien Covid-19 menunjukkan bahwa 29,4 persen pasien yang telah dipulangkan mengalami masalah kesehatan kembali, dimana 12,3 persen meninggal setelah menderita komplikasi.

"Orang-orang yang pulang mendapatkan efek jangka panjang, kembali masuk, dan sekarat. Kami melihat hampir 30 persen telah dirawat kembali, dan itu jumlah yang sangat besar," ujar Profesor Kamlesh Khunti, salah tatu penulis studi.

Menurutnya, pelayanan kesehatan perlu menyusun strategi dan lebih efisien dalam persiapan menghadapi Covid-19 jangka panjang.

Khunti yang juga seorang profesor diabetes perawatan primer dan pengobatan vaskular di Leicester University, menekankan ada risiko kesehatan kronis yang ditimbulkan Covid-19 pada pasien yang pulih dari.

Menurut penelitian tersebut, efek jangka panjang Covid-19 dapat menyebabkan penyintas mengembangkan masalah jantung, diabetes, serta kondisi hati, dan ginjal kronis. Selain itu, orang di bawah usia 70 tahun mengembangkan masalah paru-paru, jantung, ginjal, dan hati, dan kasus baru diabetes muncul ke permukaan berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan setelah mereka pulih dari Covid-19.

Khunti tidak tahu pasti apakah itu karena Covid-19 menghancurkan sel beta yang membuat insulin dan menjadikan penyintas mendapatkan diabetes tipe 1, atau apakah itu menyebabkan resistensi insulin hingga mengembangkan diabetes tipe 2.

Gejala panjang Covid-19 adalah keadaan mengalami komplikasi dalam jangka waktu yang lama. Beberapa gejala paling umum yang dapat Anda alami bahkan setelah sembuh dari Covid-19 yakni sulit bernafas, nyeri sendi, nyeri dada, hilangnya rasa atau bau, dan kelelahan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

meninggal Virus Corona Covid-19
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top