Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hongaria, Negara Uni Eropa Pertama yang Pakai Vaksin Sputnik V

Hongaria siap untuk membeli lebih dari satu juta dosis dari Sinopharm dalam beberapa hari setelah persetujuan peraturan.
Desyinta Nuraini
Desyinta Nuraini - Bisnis.com 21 Januari 2021  |  22:45 WIB
Botol vaksin CoronaVac SARS-CoV-2 Sinovac ditampilkan di acara media di Beijing, China, pada 24 September.  - Bloomberg\\r\\n
Botol vaksin CoronaVac SARS-CoV-2 Sinovac ditampilkan di acara media di Beijing, China, pada 24 September. - Bloomberg\\r\\n

Bisnis.com, JAKARTA - Regulator obat Hongaria memberikan izin penggunaan darurat vaksin Sputnik V buatan Rusia yang juga dikembangkan AstraZeneca Plc.

Menteri Kabinet Hongaria Gergely Gulyas mengatakan keputusan ini menyusul tekanan dari Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban yang menginginkan proses vaksinasi dipercepat.

Melansir Bloomberg, Kamis (21/1/2021), seperti negara Eropa lainnya, Hongaria menghadapi keraguan publik terhadap vaksin dan sejauh ini hanya 1 persen dari populasi di negara tersebut yang sudah disuntik vaksin. Adapun vaksin yang digunakan yakni buatan Pfizer-BioNTech dan Moderna.

Menteri Luar Negeri Hongaria Peter Szijjarto akan berada di Moskow pada Jumat untuk menyetujui pembelian vaksin Rusia dalam jumlah besar. Terlepas dari persetujuan darurat yang berlaku untuk enam bulan pertama, otoritas kesehatan Hongaria tetap meninjau uji klinis yang berlangsung di Rusia.

"Kami hanya ingin mendapatkan vaksin yang telah digunakan pada beberapa juta orang dan yang dianggap oleh otoritas Hongaria aman dan efektif dan telah disetujui," kata Gulyas.

Hongaria juga siap untuk membeli lebih dari satu juta dosis dari Sinopharm dalam beberapa hari setelah persetujuan peraturan.

Sementara itu, memperluas pembuatan kesepakatan untuk vaksin yang belum disetujui Uni Eropa bukanlah tanpa risiko. Pengembang China dan Rusia yang lambat dalam merilis data uji klinis, menimbulkan pertanyaan tentang transparansi, kemanjuran, dan keamanan.

Membuat orang Hongaria memercayai vaksin juga menjadi tantangan setelah Orban mengatakan warga tidak akan diberi tahu dosis apa yang akan mereka dapatkan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hongaria Vaksin Virus Corona
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top