Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Berapa Lama Long Covid-19 Umumnya Dirasakan?

Banyak gejala dan tingkat risiko yang ditimbulkannya pada individu yang berbeda, termasuk kemungkinan efek jangka panjang dari virus mematikan tersebut masih diamati dan dieksplorasi oleh para ilmuwan dan profesional medis.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 22 Januari 2021  |  14:09 WIB
Ilustrasi batuk - istimewa
Ilustrasi batuk - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Virus corona baru telah ada selama hampir satu tahun sekarang.

Banyak gejala dan tingkat risiko yang ditimbulkannya pada individu yang berbeda, termasuk kemungkinan efek jangka panjang dari virus mematikan tersebut masih diamati dan dieksplorasi oleh para ilmuwan dan profesional medis.

Konon, sebuah laporan baru-baru ini telah mencantumkan lebih dari selusin gejala long covid, mulai dari ruam kulit hingga nyeri dada yang meningkat.

Long Covid-19 ditentukan oleh efek jangka panjang yang ditimbulkan oleh virus corona pada manusia. sebagai gejala yang dialami oleh orang-orang dan efek yang ditimbulkan oleh virus corona pada berbagai individu selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan setelah penyakit awal.

Menurut National Institute for Health and Care Excellence (NICE), long covid berlangsung selama lebih dari 12 minggu, meskipun beberapa orang lain menganggap gejala yang berlangsung lebih dari delapan minggu sebagai long covid.

Adapun gejala long covid menurut Layanan Kesehatan Nasional (NHS) adalah sebagai berikut.

- Kelelahan ekstrim

- Kabut otak atau kebingungan mental

- Insomnia atau kurang tidur

- Palpitasi jantung

- Sesak napas

- Nyeri dada

- Pusing

- Pin dan jarum (sensasi tidak nyaman)

- Mual, diare, sakit perut dan kehilangan nafsu makan

-Demam, batuk kering, sakit kepala, sakit tenggorokan, perubahan atau hilangnya indera penciuman dan perasa

- Ruam

- Nyeri sendi

- Depresi dan kecemasan

- Tinnitus

Menurut NHS, banyak orang sembuh dalam beberapa hari atau minggu atau dalam 12 minggu setelah terinfeksi. Tetapi beberapa lainnya terus menghadapi masalah kesehatan jangka panjang dan berlangsung lama.

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan di The Lancet, lebih dari 75% orang yang dirawat di rumah sakit karena COVID-19 masih memiliki setidaknya satu gejala 6 bulan setelah pulih. Penelitian tersebut mengamati 1.733 orang yang dites positif COVID-19 di Wuhan, Cina, dan melacak pemulihan mereka dari Juni hingga September. Studi tersebut mengklaim bahwa sekitar 76% relawan mengalami gejala COVID-19 yang menetap lama setelah sembuh dari penyakitnya.

Selain gejala COVID yang lama, penting juga untuk mengidentifikasi gejala awal dan gejala COVID-19 yang paling umum, agar dapat mendiagnosisnya lebih cepat dan mencegahnya menyebabkan kerusakan lebih lanjut. Karena itu, berikut adalah beberapa gejala COVID-19 yang paling umum dan klasik.

- Demam

- Batuk kering

- Sakit tenggorokan

- Hidung berair dan tersumbat

- Nyeri dada dan sesak napas

- Kelelahan

- Infeksi saluran cerna

- Hilangnya indera penciuman dan perasa

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona pandemi corona
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top