Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kapan Anak-anak Mendapatkan Vaksin Virus Corona?

Sistem kekebalan anak-anak berbeda, sehingga vaksin virus corona (Covid-19) membutuhkan data yang lebih banyak sebelum disuntik kepada anak.
Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora - Bisnis.com 27 Februari 2021  |  15:32 WIB
Vaksin virus corona (Covid-19) membutuhkan pengumpulan data sebelum disuntik kepada anak. - ilustrasi
Vaksin virus corona (Covid-19) membutuhkan pengumpulan data sebelum disuntik kepada anak. - ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah Indonesia sedang menggalakkan program vaksinasi virus corona pada tenaga kesehatan dan lansia. Lalu, bagaimana dengan vaksin Covid-19 untuk anak-anak?

Saat ini, vaksin virus corona hanya ditujukan  kepada kelompok usia di atas 16 tahun. Bila ingin ditujukan kepada anak-anak, masih banyak data yang harus dikumpulkan  sebelum menuju pada kesimpulan.

Hingga saat ini, masih satu vaksin virus corona yang telah menerima persetujuan FDA untuk memberikan suntikan  kepada anak-anak, atau kepada orang dengan berusia kurang dari 16 tahun.

Jill Foster, Direktur Divisi Pediatric Infectious Diseases di U of M, mengatakan bahwa vaksin untuk anak-anak di bawah 16 tahun akan membutuhkan waktu cukup lama untuk mengumpulkan informasi. “Itu memakan waktu cukup lama. Karena kami ingin memastikan bahwa kami melakukannya dengan benar,” ungkapnya seperti dikutip dari Kare11, Sabtu (27/2/2021).

Pada Minggu lalu, Dr. Anthony Fauci memperkirakan bahwa siswa sekolah menengah dapat divaksinasi pada musim gugur dan mereka adalah kelompok yang muda. Namun, hal itu mungkin tidak terjadi hingga awal 2022. Karena kurangnya data, waktu pastinya masih belum pasti.

Namun, Pfizer dan Moderna sedang mempelajari dampak vaksin pada anak-anak berusia 12 tahun ke atas dan mengatakan mereka ingin berbagi beberapa data pada musim semi.

Foster mengatakan jadwal vaksinasi untuk tahun ajaran baru merupakan strategi yang tepat bagi anak sekolah menengah atas.  Dia mengungkapkan  bahwa remaja sangat mungkin untuk mendapatkan vaksin virus corona sama seperti orang dewasa.

Namun, saat berbicara vaksin virus corona, maka hal yang dibicarakan adalah ketersediaan vaksin Covid-19 tersebut. Bisa saja para remaja mendapatkan vaksin tersebut bila kelompok nakes, lansia dan dewasa sudah mendapatkan vaksin.

Foster menuturkan bahwa vaksin biasanya berdampak berbeda pada anak-anak dan orang dewasa, oleh karena itu diperlukan beberapa penyesuaian. “Dokter anak suka mengatakan bahwa anak-anak bukan hanya orang dewasa kecil. Terkadang, mereka akan bereaksi berbeda, ”kata Foster.

“Sistem kekebalan anak-anak berbeda. Waktu mereka terpapar berbagai patogen dan vaksin lain lebih singkat. Ini sedikit rumit," tutupnya.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun

#ovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun

Artikel ini telah tayang di Bisnis.com dengan judul "Terus Bertambah, 482.145 Tenaga Kesehatan Telah Vaksinasi Covid-19", Klik selengkapnya di sini: https://kabar24.bisnis.com/read/20210131/15/1350210/terus-bertambah-482145-tenaga-kesehatan-telah-vaksinasi-covid-19.
Author: Fitri Sartina Dewi
Editor : Fitri Sartina Dewi

Download aplikasi Bisnis.com terbaru untuk akses lebih cepat dan nyaman di sini:
Android: http://bit.ly/AppsBisniscomPS
iOS: http://bit.ly/AppsBisniscomIOS


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

anak Vaksin Virus Corona Adaptasi Kebiasaan Baru
Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top