Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hasil Penelitian, Vaksin Pfizer dan Moderna 90 Persen Efektif

Penelitian dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), juga menemukan bahwa dosis tunggal dari salah satu vaksin itu 80% efektif untuk mencegah infeksi virus.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 30 Maret 2021  |  08:47 WIB
Dokumentasi - Vaksin Covid-19 dari Pfizer/Antara - Reuters/ Dado Ruvic
Dokumentasi - Vaksin Covid-19 dari Pfizer/Antara - Reuters/ Dado Ruvic

Bisnis.com, JAKARTA - Dua dosis vaksin Pfizer atau Moderna COVID-19 90% efektif mencegah infeksi virus corona yang menyebabkan COVID-19 dalam studi perawatan kesehatan di AS.

Penelitian dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), juga menemukan bahwa dosis tunggal dari salah satu vaksin itu 80% efektif untuk mencegah infeksi virus.

Hasilnya, yang diterbitkan Senin (29 Maret) di jurnal CDC Morbidity and Mortality Weekly Report, konsisten dengan data uji klinis sebelumnya tentang vaksin.

“Penemuan ini seharusnya memberikan harapan bagi jutaan orang Amerika yang menerima vaksin COVID-19 setiap hari dan bagi mereka yang memiliki kesempatan untuk menyingsingkan lengan baju mereka dan mendapatkan vaksinasi dalam beberapa minggu ke depan,” Dr. Rochelle Walensky, direktur CDC, kata dalam sebuah pernyataan dilansir dari Live Science.

"Vaksin resmi adalah alat kunci yang akan membantu mengakhiri pandemi yang menghancurkan ini." Tambah pernyataan itu lagi.

Studi baru menganalisis informasi dari hampir 4.000 petugas kesehatan, responden pertama, dan pekerja penting lainnya di enam negara bagian dari 14 Desember 2020 hingga 13 Maret 2021. Setiap minggu, para peserta mengikuti tes COVID-19, terlepas dari apakah mereka memiliki gejala.

Selama masa studi, 75% peserta menerima setidaknya satu dosis vaksin Pfizer atau vaksin Moderna, keduanya adalah vaksin mRNA.

Secara keseluruhan, ada 161 infeksi COVID-19 pada peserta yang tidak divaksinasi, dibandingkan dengan delapan infeksi pada mereka yang divaksinasi sebagian, yang berarti setidaknya dua minggu setelah suntikan pertama. Hanya tiga orang yang divaksinasi penuh, yang berarti mereka setidaknya dua minggu dari suntikan kedua, terkena COVID-19. (Para peneliti mengecualikan kasus yang terjadi dalam 13 hari setelah orang menerima dosis pertama atau kedua, karena sistem kekebalan tubuh memerlukan waktu sekitar dua minggu untuk merespons suntikan.)

Analisis para peneliti mengungkapkan bahwa dua dosis vaksin Pfizer atau Moderna mengurangi risiko infeksi hingga 90% dan dosis tunggal mengurangi risiko infeksi hingga 80%.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pfizer Vaksin Covid-19
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top