Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Waspada! Ini 6 Dampak Jika Anda Konsumsi Probiotik Berlebihan

Berikut 6 dampak negatif yang Anda rasakan jika mengonsumsi probiotik secara berlebihan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 31 Maret 2021  |  16:34 WIB
Ilustrasi sakit perut  -  Blogdoctoroz.com
Ilustrasi sakit perut - Blogdoctoroz.com

Bisnis.com, JAKARTA - Makanan atau minuman yang mengandung probiotik semakin populer di kalangan masyarakat saat ini

Ahli diet terdaftar dan ahli kedokteran fungsional Alana Kessler mengatakan probiotik adalah mikroorganisme hidup yang merupakan bagian alami dari mikrobioma usus Anda atau komunitas dari triliunan bakteri yang hidup di saluran pencernaan.

Memiliki keseimbangan bakteri usus yang sehat (yang dapat dipelihara oleh probiotik) berdampak positif pada tubuh, misalnya sistem pencernaan yang lebih teratur, kulit lebih bersih, dan sistem kekebalan yang lebih kuat.

Tak heran, banyak orang beralih ke suplemen probiotik atau makan makanan kaya probiotik alami seperti yogurt dan kombucha. Namun, jika mikrobioma yang tidak seimbang dapat memiliki efek sebaliknya. Anda mungkin akan mengalami masalah perut, perubahan suasana hati, kekebalan yang menurun, dan banyak lagi.

Tetapi jika gas terus berlanjut, itu bisa menjadi tanda bahwa Anda sedang berurusan dengan kondisi pertumbuhan bakteri berlebih yang disebut pertumbuhan berlebih bakteri usus kecil.

Penelitian menunjukkan kelebihan mikroorganisme itu dapat terus makan setiap kali Anda makan, memfermentasi makanan di saluran pencernaan Anda menjadi udara ekstra. Berikut 6 dampak negatif jika mengonsumsi probiotik secara berlebihan seperti dikutip dari Tempo.co:

1. Gas

Anda mungkin mengalami gas saat pertama kali memulai probiotik saat tubuh Anda menyesuaikan diri dengan bakteri baru. Jika itu penyebab perut kembung berlebih Anda, maka itu akan mereda dalam beberapa minggu saat tubuh Anda terbiasa dengan suplemen.

"Mengonsumsi terlalu banyak probiotik dapat menyebabkan beberapa masalah seperti masalah gas", kata Kessler, seperti dilansir dari laman Bustle.

2. Kembung

Kessler mengatakan hal yang sama berlaku untuk perut kembung. Layaknya gas, kembung merupakan efek samping yang umum saat Anda mulai mengonsumsi suplemen probiotik untuk pertama kali. Jika berlangsung lebih lama dari beberapa minggu, itu bisa menjadi tanda lain bahwa probiotik Anda menghasilkan udara ekstra, yang dapat menyebabkan kembung yang tidak nyaman di perut.

3. Sakit Perut Atau Kram

Sakit perut bisa berjalan seiring dengan gejala seperti gas dan kembung. Namun, gejala itu akan hilang dalam beberapa minggu karena tubuh Anda yang menyesuaikan diri dengan probiotik baru. Jika kembung yang tidak diinginkan terus hidup di usus Anda, hal itu dapat menyebabkan segalanya mulai dari mual hingga kram dalam jangka panjang.

4. Brain fog

Semua gas ekstra yang keluar di usus Anda tidak hanya berdampak pada tubuh Anda, tetapi dapat memengaruhi pikiran Anda. Penelitian di American Journal of Health-System Pharmacy menemukan bahwa kelebihan gas dari pertumbuhan bakteri yang berlebihan dapat memengaruhi kemampuan Anda untuk berpikir jernih dengan mengacaukan ingatan jangka pendek, penilaian, dan kemampuan untuk berkonsentrasi.

Jika Anda mengalami brain fog setelah memberikan suplemen, itu mungkin merupakan tanda bahwa Anda perlu mengurangi atau menjeda probiotik.

5. Diare

Tanda umum lainnya Anda mengalami kelebihan probiotik adalah diare. Seperti efek samping terkait perut lainnya, diare akan mereda setelah tubuh Anda menyesuaikan diri untuk mencoba probiotik untuk pertama kalinya.

Namun, jika masalah kamar mandi yang terus-menerus bisa menjadi tanda bahwa probiotik Anda membuat mikrobioma Anda tidak seimbang secara lebih dalam.

6. Infeksi
Jika fungsi kekebalan tubuh menurun, mengonsumsi probiotik dapat meningkatkan risiko infeksi. Meskipun ini bukan tanda umum kelebihan suplemen, hal ini dapat menimbulkan konsekuensi serius jika Anda memiliki kondisi yang memengaruhi sistem kekebalan Anda.

Dalam beberapa kasus, menurunkan dosis probiotik Anda atau mencoba jenis bakteri yang berbeda bisa menjadi solusi. Apabila Anda memiliki pertumbuhan bakteri berlebih, efek samping yang tidak menyenangkan ini dapat bertahan kecuali Anda melakukan intervensi dengan perawatan seperti antibiotik untuk membunuh bakteri berlebih

“Probiotik bukanlah pil ajaib yang harus diminum semua orang, khususnya untuk individu dengan SIBO,” ujar Callum.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tips sehat pencernaan
Editor : Feni Freycinetia Fitriani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top