Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Perubahan Iklim Picu Penyakit Diabetes, Ini Penjelasannya

Hal ini disampaikan Founder Sobat Diabet dr. Rudy Kurniawan. Dia mengatakan di masa sekarang ini, usia muda juga berisiko menderita diabetes.
Desyinta Nuraini
Desyinta Nuraini - Bisnis.com 06 April 2021  |  20:21 WIB
Ilustrasi perubahan iklim - Istimewa
Ilustrasi perubahan iklim - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Perubahan iklim bisa berpengaruh pada peningkatan kasus diabetes. Termasuk adanya pergeseran risiko usia penderita diabetes.

Hal ini disampaikan Founder Sobat Diabet dr. Rudy Kurniawan. Dia mengatakan di masa sekarang ini, usia muda juga berisiko menderita diabetes.

"Risiko diabetes meningkat kepada mereka pada usia 25-35 tahun," ujarny dalam diskusi virtual, Selasa (6/4/2021). 

Lantas apa kaitan diabetes dan perubahan iklim? Rudy menjelaskan ada pengaruh secara langsung dan tidak langsung.

Secara tidak langsung perubahan iklim bisa memberikan efek negatif pada ketersedian alat-alat kesehatan. Katanya perubahan iklim berdampak pada perubahan ekosistem yang kemudian menganggu bahan-bahan untuk membuat alat kesehatan.

"Suplai cek gula darah sangat tergantung perubahan iklim," imbuhnya.

Perbahan iklim yang mengganggu kestabilan pangan karena waktu panen atau prouksi sumber makanan berubah. Nah, ketika kestabilan pangan terganggu, orang cenderung mengonsumsi makanan instan.

"Tidak sedikit makanan kemasan yang tidak sehat karena mnandung banyak gula, garam, dan lemak. Itu berpengaruh secara tiadak langsung," tegasnya.

Secara tidak langusn, perubahan iklim juga berpengaruh terhadap polusi udara dan perubahan suhu. Kata Rudy, itu dapat meningkatkan faktor iflamasi tubuh yang bisa berakibat diabetes.

Sementara pengaruh langsung perubahan iklim pada diabetes yakni beberapa penelitian mengungkapkan ketika suhu bumi naik, komposisi lemak tubuh kita akan berubah.

Rudy menjelaskan manusia memiliki lemak putih dan lemak cokelat di dalam tubuhnya. Pada orang dewasa mayoritas lebih banayak lemak putih semtara lemak coklat mayoritas ada pada bayi dan anak-anak. 

"Ketika suhu semakin panas, brown fat bergeser ke arah lebih sedikit. Kalau jumlahnya sedikit sensitifitas insulin berkurang. Mekanisme diabetes itu bagaimana insulin bisa sensitif," jelasnya.

Laporan peneliti menyebut ketika brown fat berkurang, resistensi insulin menjadi meningkat, dengan suhu yang tinggi itu juga meningkatkan gangguan kerja pankreas dan neuropati. 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

diabetes perubahan iklim
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top