Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pindah Agama, Kiki Fatmala: Ada Kedamaian Setiap Mendengar Lagu Rohani

Setiap mendengarkan lagu rohani, Kiki Fatmala merasakan kedamaian. Hatinya memiliki kerinduan untuk pergi ke beribadah di gereja.
Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora - Bisnis.com 08 April 2021  |  17:47 WIB
Kiki Fatmala memberikan kesaksian terkait pindah agama dari Islam ke Kristen. - tangkapan layar Youtube
Kiki Fatmala memberikan kesaksian terkait pindah agama dari Islam ke Kristen. - tangkapan layar Youtube

Bisnis.com, JAKARTA - Artis nasional, Kiki Fatmala memiliki kedamaian dan kerinduan setelah tanpa sengaja mendengarkan lagu rohani Kristen di rumah temannya.

Kiki menceritakan pindah keyakinan dari Islam ke Kristen dalam satu Youtube gereja. Kisahnya bermula pada 2014, saat Kiki singgah ke rumah temannya dalam kondisi yang penuh permasalahan hidup. Ketika itu, temannya sedang memutar lagu rohani.

Awalnya, lagu tersebut sangat asing baginya. Namun, syair yang didengar oleh Kiki sangat menyentuh hatinya. Lantas, dia bertanya kepada temannya dan meminta untuk memutar lagu-lagu lain yang serupa.

"Lagu tersebut bikin saya menangis dan enggak ingin stop. Terus, saya dengerin lagu-lagu pujian penyembahan rohani. Singkat cerita, saya jadi makin sering datang ke rumahnya dan minta diputarkan lagu-lagu yang lain," ungkapnya seperti yang dikutip dari Youtube, Kamis (8/4/2021).

Lalu, teman Kiki menanyakan hal yang dirasakannya saat mendengarkan lagu rohani tersebut. Kiki menjawab, “ada kedamaian di dalam hati.”

Kedamaian tersebut memunculkan kerinduan di hati Kiki untuk pergi ke gereja bersama kawannya. Kiki juga meminta untuk ikut ke gereja bersama temannya pada setiap Minggu.

Pengalaman pertama Kiki ke gereja sangat mendebarkan. Sebagai artis papan atas yang tenar dengan film Si Manis  Jembatan Ancol, dia sangat takut setiap kali melihat kamera. 

kiki fatmala pindah agama dari islam ke kristen

Dia memutuskan untuk duduk di posisi paling belakang. Ketakutan yang dirasakan adalah orang-orang atau para  fans mengetahui bahwa Kiki memilih ada di agama lain.

"Saya takut masuk ke gereja [karena ada kamera] tapi saya mau dengar lagu dan firman. Lalu saya meminta sama teman saya untuk duduk di paling belakang. Tiap pulang gereja, saya merasa bahagia. Khotbah yang paling saya ingat tentang kasih dan mengampuni," ungkapnya.

Setiap hari minggu, Kiki memiliki kerinduan untuk pergi ke gereja. Sebab, dia merasakan damai, setiap pulang dari gereja.

"Tuhan sangat baik kepada saya. Setiap saya ke gereja, saya enggak minta ini dan itu, tetapi hanya selalu bersyukur kepada Tuhan. Tapi, saya ada kerinduan, agar bisa beribadah memuji Tuhan bersama suami saya dan saya selalu bawa dalam doa," ungkapnya.

Namun, hal yang tak disangka-sangka muncul yakni pandemi virus corona. Pandemi mengharuskan setiap kegiatan sosial dilaksanakan hanya di rumah saja, termasuk ibadah. Kiki juga hanya mengikuti ibadah online dari rumah.

Sambil menangis, Kiki bercerita bahwa mujizat itu ada. Tiap-tiap hari, dia terus mendoakan kerinduannya yakni ibadah bersama suami. Dia sangat ingin untuk beribadah online bersama suami.

Singkat cerita, suami Kiki, Christopher menghampirinya dan meminta sendiri untuk dibaptis. Sempat kebingungan untuk menjadi lokasi baptisan dan pendeta yang bersedia membaptis, tapi selalu saja ada jalan.

Usai mereka berdua dibaptis secara Kristen, maka Christoper dan Kiki memutuskan untuk melakukan ritual pernikahan kudus secara Kristen.

"Saya ada di sini, untuk menceritakan kebaikan Tuhan dalam diri saya. Apa yang saya minta, tidak hanya untuk kepentingan diri saya sendiri," ungkapnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

agama ancol artis
Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top