Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Fatwa MUI : Vaksinasi dan Swab Test Tidak Membatalkan Puasa

Majelis Ulama Indonesia (MUI) memberikan fatwa bahwa vaksinasi pada saat bulan Ramadan tidak membatalkan ibadah puasa.
Lukman Nur Hakim
Lukman Nur Hakim - Bisnis.com 13 April 2021  |  11:31 WIB
Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla meninjau kegiatan vaksinasi kepada orang lanjut usia di Masjid Jami Assa'adah, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat, Jumat (9/4/2021).  - Tim Media JK
Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla meninjau kegiatan vaksinasi kepada orang lanjut usia di Masjid Jami Assa'adah, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat, Jumat (9/4/2021). - Tim Media JK

Bisnis.com, JAKARTA – Vaksinisasi merupakan salah satu cara yang dilakukan pemerintah dalam menanggulangi penyebaran virus Covid-19 di masyarakat. Namun, pertanyaan muncul ketika pemberian vaksin dilaksanakan pada saat bulan Ramadan. Apakah pemberian vaksin ini akan membatalkan puasa atau tidak?

Majelis Ulama Indonesia (MUI) memberikan fatwa bahwa vaksinasi pada saat bulan Ramadan tidak membatalkan puasa. Karena Vaksinasi yang tengah dilakukan saat ini sebagai ikhtiar mengatasi pandemi Covid-19 melalui cara injeksi intramuskular. Injeksi intramuskular dilakukan dengan cara menyuntikkan obat atau vaksin melalui otot.

"Vaksinasi Covid-19 yang dilakukan dengan injeksi intramuscular tidak membatalkan puasa," ujar Ketua Bidang Fatwa MUI Asrorun Niam Sholeh beberapa waktu lalu.

Menurut MUI, menjalankan kegiatan vaksinasi pada saat bulan Ramadan hukumnya tidak membatalkan puasa.

Bukan hanya vaksin saja, MUI juga mengeluarkan fatwa bahwa Rapid tes antigen dan Polymarasi Chain Reaction (PCR) atau swab test diperbolehkan dan tidak membatalkan ibadah puasa.

"Pelaksanaan swab test sebagaimana dalam ketentuan umum tidak membatalkan puasa," Asrorun Niam Sholeh.

Asrorun menjelaskan bahwa antigen dan PCR test boleh dilakukan lantaran cara pengambilan sampel dahak, lendir, atau cairan dari nasofaring (bagian pada tenggorokan bagian atas yang terletak di belakang hidung dan di balik langit-langit rongga mulut) dan orofaring (bagian antara mulut dan tenggorokan).

"Umat Islam yang sedang berpuasa diperbolehkan melakukan tes swab untuk deteksi Covid-19," lanjutnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Puasa Ramadan vaksinasi
Editor : Feni Freycinetia Fitriani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top