Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kenali Dulu Perbedaan Tes Covid-19 Sebelum Bepergian

Pengujian Covid-19 telah menjadi bagian rutin kehidupan sehari-hari, terutama dalam hal bepergian. Sangat penting untuk memastikan kesehatan seseorang dengan tes Covid-19.
Janlika Putri Indah Sari
Janlika Putri Indah Sari - Bisnis.com 13 April 2021  |  14:16 WIB
Calon penumpang kereta api menyerahkan kantong tes deteksi Covid-19 dengan metode GeNose C19 kepada petugas kesehatan untuk diperiksa di Stasiun Pasar Turi, Surabaya, Jawa Timur, Senin (15/2/2021). - Antara
Calon penumpang kereta api menyerahkan kantong tes deteksi Covid-19 dengan metode GeNose C19 kepada petugas kesehatan untuk diperiksa di Stasiun Pasar Turi, Surabaya, Jawa Timur, Senin (15/2/2021). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Pengujian Covid-19 telah menjadi bagian rutin kehidupan sehari-hari, terutama dalam hal bepergian. Sangat penting untuk memastikan kesehatan seseorang dengan tes Covid-19.

Ketika dihadapkan pada kebutuhan untuk tersebut, penting untuk mengetahui bahwa tidak setiap tes dibuat berfungsi sama.

Melansir dari popsugar, Selasa (13/4/2021), setiap tes memiliki tingkat akurasi yang berbeda serta waktu yang dibutuhkan untuk mendapatkan hasil.

Beberapa negara hanya akan menerima tes RT-PCR karena dianggap paling akurat, sementara negara lain akan menerima bukti dalam bentuk tes negatif apa pun untuk dimasukkan oleh wisatawan.

Banyak negara bagian dan negara mengamanatkan agar pelancong menjalani tes sebelum dan sesudah perjalanan, sementara beberapa tempat memerlukan pengujian untuk menghadiri hal-hal seperti pertandingan olahraga atau konser.

Dan meskipun pusat pengendalian dan pencegahan penyakit tidak mewajibkan orang Amerika yang divaksinasi untuk diuji sebelum atau sesudah perjalanan domestik, badan tersebut memang mengharuskan semua pelancong internasional untuk diuji dalam tiga hari setelah menaiki penerbangan ke AS

Di bawah ini merupakan uraian penjelasan jenis tes, menurut CDC :

1. RT-PCR

Ini adalah standar emas tes covid-19, dengan hasil paling akurat yang tersedia. Tes RT-PCR (atau reaksi berantai polimerase transkripsi terbalik) menggunakan Nucleic Acid Amplification Tests (NAAT) untuk mendeteksi materi genetik.

NAAT dapat dilakukan dengan cara usap hidung menggunakan sesuatu yang terlihat seperti ujung
cotton bud yang panjang.

Menurut CDC Prosedur NAAT bekerja dengan memperkuat atau membuat banyak salinan materi genetik virus yang ada dalam spesimen seseorang. Memperkuat atau meningkatkan salinan asam nukleat memungkinkan NAAT mendeteksi sejumlah kecil SARS-CoV-2 RNA dalam spesimen.
Dengan begitu tes tersebut sangat sensitif untuk mendiagnosis covid-19.

Sampel sering kali dikirim ke lab dan hasilnya biasanya memerlukan waktu beberapa hari, tetapi dapat berbeda-beda. Tes PCR sering kali diperlukan untuk syarat
perjalanan internasional yang dilakukan
beberapa hari.

2.Rapid PCR

Tes ini juga menggunakan NAAT, tetapi dijalankan di atau dekat tempat spesimen dikumpulkan untuk memberikan hasil yang lebih cepat.

3. Rapid Antigen

Ini adalah tes yang bisa dilakukan di rumah atau di tempat perawatan. Biasanya hasil akan diberikan dalam waktu sekitar 15 menit.

Namun, tes tersebut kurang sensitif dibandingkan tes RT-PCR. Tes ini sering dilakukan dengan usap hidung, yang kemudian ditempatkan langsung ke dalam buffer ekstraksi atau reagen. Banyak negara yang memberlakukan tes PCR untuk masuk ke wilayahnya, bahkan beberapa menyediakan tes antigen cepat di tempatnya, termasuk di Jamaika dan Belize.

Selain itu, bagi semua pelancong internasional yang diharuskan mendapatkan tes dalam tiga hari setelah menaiki penerbangan ke AS, dan tes ini dapat dipilih.

4 . Antibodi

Tes antibodi ini berbeda dari tes virus sebelumnya karena tidak mendeteksi infeksi pada tubuh pasien. Tes yang dikenal sebagai tes serologi mencari antibodi yang mungkin terbentuk dalam darah pasien akibat infeksi sebelumnya.

Ketika seseorang tertular covid-19, tubuh mereka bekerja untuk melawan virus, menciptakan antibodi. Biasanya, dibutuhkan satu hingga tiga minggu setelah infeksi bagi tubuh untuk membuat antibodi. Tes biasanya dilakukan dengan pengambilan darah.

Yunani, berencana menyambut turis musim panas ini dengan bukti tes antibodi. Demikian pula Kroasia yang mengizinkan pengunjung untuk menunjukkan bukti tes serologi.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Rapid Test Genose
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top