Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kasus Covid Melejit, Begini Imbauan Dokter ke Masyarakat Indonesia

Sejak Maret 2021, tren kasus baru covid-19 di Indonesia sedang mengalami penurunan hingga saat ini. Situasi ini tampak membaik, namun juga tetap menyimpan ancaman tersembunyi.
Luke Andaresta
Luke Andaresta - Bisnis.com 20 April 2021  |  19:07 WIB
Petugas memindahkan botol-botol berisi vaksin Covid-19 AstraZeneca Covishield melalui mesin pemeriksaan di sebuah laboratorium di Institut Serum India di Pune, India, Senin (30/11/2020)./Antara - Reuters/Francis Mascarenhas
Petugas memindahkan botol-botol berisi vaksin Covid-19 AstraZeneca Covishield melalui mesin pemeriksaan di sebuah laboratorium di Institut Serum India di Pune, India, Senin (30/11/2020)./Antara - Reuters/Francis Mascarenhas

Bisnis.com, JAKARTA - Sejak Maret 2021, tren kasus baru Covid-19 di Indonesia sedang mengalami penurunan hingga saat ini. Situasi ini tampak membaik, namun juga tetap menyimpan ancaman tersembunyi.

Beberapa negara lain, salah satunya India, sempat mengalami penurunan kasus covid-19, namun saat ini jumlahnya naik secara drastis. Apa yang bisa diambil dari fenomena ini?

Dokter Adam Prabata mengatakan dalam unggahan di instagram pribadinya bahwa saat ini tren kasus baru covid-19 sedang menurun di Indonesia. Dia mengambil data kasus aktif Covid-19 pada 30 Januari 2021 tercatat sebanyak 14.518 kasus dan pada 19 April 2021 ada 4.952 kasus.

Dia mengatakan pandemi Covid-19 dapat terjadi secara bergelombang seperti yang terjadi di beberapa negara seperti Amerika, Jepang, Filipina dan India.

“Di beberapa negara, gelombang kedua, bahkan ketiga kasus covid-19 berpotensi lebih tinggi dibandingkan dengan gelombang sebelumnya,” tulis Adam yang kutip Bisnis, Selasa (20/4/2021).

Adam mengungkapkan hal tersebut terjadi karena longgarnya negara-negara tersebut dalam menerapkan protokol kesehatan. Misalnya, ritual mandi bareng di India menyebabkan lebih dari 1.000 orang tertular Covid-19.

Begitupun dengan di Filipina, peningkatan kasus covid-19 di Filipina beberapa minggu terakhir diduga akibat kurangnya kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan.

Sementara itu, mutasi baru virus juga menjadi penyebab Covid-19 yang berpotensi menyebabkan kenaikan jumlah kasus.

Kenaikan kasus di Brasil diduga disebabkan oleh varian mutasi P.1 yang meningkatkan kemampuan penularan dan menurunkan efektivitas antibodi. Juga, varian B.1.1.7 menyebabkan peningkatan jumlah kasus covid-19 di Inggris dan negara-negara Eropa pada awal 2021.

Adam mengatakan bahwa masyarakat tidak boleh lengah meskipun angka kasus Covid-19 cenderung menurun di Indonesia, karena kemungkinan lonjakan kasus aktif masih mungkin terjadi dengan beberapa faktor seperti yang terjadi di beberapa negara.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Covid-19 pandemi corona
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top