Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Instagram Hadirkan Fitur Baru Filter Direct Message

Instagram mengumumkan kehadiran fitur baru yang memungkinkan pengguna untuk secara otomatis memfilter permintaan pesan langsung yang berisi kata, frasa, dan emoji yang menyinggung.
Rezha Hadyan
Rezha Hadyan - Bisnis.com 21 April 2021  |  21:20 WIB
Ilustrasi instagram. Filter permintaan pesan dapat diaktifkan atau dinonaktifkan di bagian baru aplikasi yang disebut "kata-kata tersembunyi".  - istimewa
Ilustrasi instagram. Filter permintaan pesan dapat diaktifkan atau dinonaktifkan di bagian baru aplikasi yang disebut "kata-kata tersembunyi". - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Instagram mengumumkan kehadiran fitur baru yang memungkinkan pengguna untuk secara otomatis memfilter permintaan pesan langsung yang berisi kata, frasa, dan emoji yang menyinggung.

Alat ini ditargetkan untuk selebritas dan tokoh masyarakat yang menerima DM berbahaya yang tidak diinginkan dalam jumlah besar.

Melansir The Verge pada Rabu (21/4/2021), pembaruan ini dikembangkan dari upaya Instagram untuk memerangi ujaran kebencian di platform tersebut. Pada Februari 2021, perusahaan menyatakan bakal mulai menonaktifkan akun pengguna yang mengirim banyak pesan yang melecehkan.

Sebelumnya, pada 2018, perusahaan memperluas filter komentar ofensifnya untuk secara otomatis memblokir komentar yang menyerang penampilan atau karakter seseorang.

Filter permintaan pesan dapat diaktifkan atau dinonaktifkan di bagian baru aplikasi yang disebut "kata-kata tersembunyi".

Jika aktif, pesan yang menyinggung akan dimasukkan ke folder terpisah. DM di folder ini dirahasiakan, memungkinkan pengguna untuk menelusuri pesan tanpa perlu membaca apa yang mereka katakan. Jika pengguna menyentuh pesan, mereka dapat membaca, menghapus, atau melaporkannya.

Perusahaan mengatakan bekerja dengan "organisasi anti-diskriminasi dan anti-intimidasi terkemuka" untuk menghasilkan daftar frasa ofensif yang telah ditetapkan. Pengguna juga dapat menyesuaikan daftarnya sendiri berdasarkan apa yang tidak ingin mereka lihat.

Instagram mengatakan fitur baru itu akan diluncurkan ke "beberapa negara" dalam beberapa pekan mendatang, meskipun tidak menentukan negara mana itu. Perusahaan berencana untuk memperluas ke lebih banyak negara dalam beberapa bulan ke depan.

Sebagai bagian dari pengumuman hari ini, Instagram juga mengatakan sedang meluncurkan alat untuk memungkinkan orang-orang memblokir akun baru secara preemptif dari para pelaku pelecehan. Sekarang, saat pengguna memblokir seseorang di aplikasi, mereka akan memiliki opsi untuk memblokir akun baru yang dibuat orang tersebut.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

instagram cyberbullying hoax
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top