Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Paraesthesia Tanda Krisis Hipertensi, Apa Itu?

Tekanan darah tinggi: Paraesthesia adalah tanda krisis hipertensi - apa itu?
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 06 Mei 2021  |  09:03 WIB
Paraesthesia Tanda Krisis Hipertensi, Apa Itu?
Hipertensi. - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - Tekanan darah tinggi bisa menjadi kondisi berbahaya yang dikenal sebagai krisis hipertensi. Jika ini terjadi, mati rasa atau kesemutan dapat terjadi.

Tekanan darah tinggi adalah suatu kondisi di mana tekanan darah di arteri Anda secara konsisten terlalu tinggi. Jika tidak diobati, dapat menyebabkan penyakit jantung dan peredaran darah seperti serangan jantung atau stroke. Paraesthesia adalah tanda berbahaya yang memperingatkan Anda mungkin mengalami krisis hipertensi. Apa itu?

Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Nature mengamati gejala krisis hipertensi yang berbeda sesuai dengan prevalensinya.

Penelitian lebih lanjut menyelidiki profil krisis hipertensi selama satu tahun di rumah sakit rujukan universitas dan melakukan tinjauan pustaka.

Studi ini memantau 362 pasien yang datang untuk perawatan di rumah sakit darurat dengan krisis hipertensi.

Salah satu gejala paling umum yang ditemukan pada kelompok studi adalah paresthesia.

Paresthesia adalah sensasi yang mirip dengan sensasi terbakar atau menusuk.

Sensasi biasanya dirasakan di tangan, lengan, tungkai, atau kaki, tetapi bisa juga terjadi di bagian tubuh lain.

Ini bisa terjadi tanpa peringatan, biasanya tidak menimbulkan rasa sakit dan digambarkan sebagai kesemutan atau mati rasa, kulit merinding, atau gatal.

“Hipertensi meningkatkan risiko penyakit jantung, serangan jantung, stroke, dan penyakit ginjal. Saat tidak terkontrol, tingkat tekanan darah bisa naik ke titik di mana Anda mulai mengalami gejala fisik. Beberapa gejala tidak spesifik dan mungkin diabaikan sebagai produk sampingan dari beberapa kondisi yang kurang serius atau penyebab eksternal. Ini termasuk sakit kepala, kelelahan, kecemasan, kebingungan atau kelupaan, keringat berlebih atau pusing. Gejala ini dapat memburuk secara akut dan, dalam beberapa kasus, menyebabkan kematian mendadak.” tulis ahli dilansir dari Express.

Tekanan darah tinggi sering disebut sebagai 'the silent killer', karena gejalanya hanya cenderung muncul dengan sendirinya jika Anda memiliki tekanan darah yang sangat tinggi.

Gejala tekanan darah tinggi yang paling umum termasuk jantung berdebar-debar, menemukan darah dalam urin, dan sakit kepala parah.

Sangat penting bagi semua orang dewasa yang berusia di atas 40 tahun untuk memeriksa tekanan darah mereka setidaknya sekali setiap lima tahun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hipertensi darah tinggi
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top