Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Catat! Obat Kolesterol Ini Bisa Kurangi Risiko Kanker Hingga 40 Persen

Obat kolesterol statin ternyata selain menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah juga bisa menekan risiko kanker sebesar 40 persen, berdasarkan hasil penelitian terbaru.
Jessica Gabriela Soehandoko
Jessica Gabriela Soehandoko - Bisnis.com 24 Juni 2021  |  18:38 WIB
Catat! Obat Kolesterol Ini Bisa Kurangi Risiko Kanker Hingga 40 Persen
Statin, obat penurun kolesterol jahat. - creakyjoints.org
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Berdasarkan dari hasil penelitian, obat jenis Statin dapat mengurangi risiko kanker yang cukup besar, yakni sebesar 40 persen.

Statin adalah obat yang paling banyak direkomendasikan dalam menurunkan kolesterol seseorang. Kini, penelitian baru mengungkapkan bahwa Statin juga dapat mengurangi risiko kanker

Berdasarkan dari penelitian European Heart Journal, menemukan bahwa jika dibandingkan dengan penggunan non-statin, mereka yang menggunakan obat tersebut memiliki risiko pengurangan kanker yang cenderung lebih besar, terutama jika mengkonsumsinya dalam jangka waktu yang lebih panjang.

Secara lebih rinci, statin adalah kelompok obat yang membantu menurunkan kadar kolesterol low-density lipoprotein atau yang sering disebutkan dengan LDL. Kolesterol ini termasuk kedalam kolesterol jahat, dikarenakan terkumpul di dinding pembuluh darah sehingga meningkatkan risiko untuk terkena serangan jantung.

Statin berperan dalam memberhentikan proses kolesterol LDL, dengan mengurangi produksi kolesterol jahat tersebut di dalam hati. Manfaat lainnya yakni dapat mengurangi risiko kanker.

Berdasarkan dari penelitian studi, mereka yang mengkonsumsi obat tersebut setidaknya 90 hari berturut-turut dapat mengurangi risiko kanker sebanyak 16%. Bukan hanya itu, sebanyak 26% bagi mereka yang mengkonsumsi statin, cenderung lebih kecil kemungkinannya untuk meninggal.

Dr Kai-Hang Yiu, yakni peneliti utama, mengatakan bahwa temuannya dapat membantu untuk meningkatkan kesadaran mengenai insiden kanker. Penelitiannya yang menyoroti hubungan gagal jantung dengan perkembangan kanke, dapat membantu dalam mengurangi kejadian serupa, yakni dengan menggunakan statin pada pasien.

Penelitian lain yakni dengan dikombinasikan dengan penelitian sebelumnya, juga ditemukan berpotensi dalam mengurangi risiko kanker. Namun, belum ada uji coba yang dirancang untuk menilai peran statin dalam praktik klinis. Oleh karena itu, peneliti memutuskan untuk menilai efek potensial terapi statin pada risiko kanker, yakni dengan menggunakan bukti dari genetika manusia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

obat kanker kolesterol
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top