Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

5 Makanan dan Minuman yang Buruk untuk Paru-paru, Hindari Saat Pandemi

Alkohol dapat memberikan dampak yang tidak baik untuk paru-paru baik dalam bentuk apapun, terutama anggur merah bersulfit atau koktail yang mengandung gula dan keduanya dapat menyebabkan peradangan.
Jessica Gabriela Soehandoko
Jessica Gabriela Soehandoko - Bisnis.com 27 Juli 2021  |  13:43 WIB
Brokoli
Brokoli

Bisnis.com, JAKARTA - Ketika dilanda pandemi, kesehatan termasuk dalam menjaga paru-paru juga menjadi perhatian.

Disaat kondisi dunia mengalami pandemi yang menyebabkan permasalahan dalam paru-paru, maka menjaga kesehatan paru-paru sebaik mungkin dapat menjadi ide yang baik.

Untuk menjaga paru-paru yang baik, maka Anda dapat mengadopsi gaya hidup sehat seperti tidak merokok, berolahraga, meminimalkan paparan polusi udara dan melakukan diet.

Jika anda ingin melakukan diet atau pola makan sehat, terutama untuk menjaga kesehatan paru-paru, berikut 5 makanan yang buruk bagi kesehatan paru-paru Anda yang dilansir dari eatthisnotthat yakni sebagai berikut.

1. Roti

Karbohidrat sederhana seperti tepung dan gula halus dapat menyebabkan kondisi paru-paru yang buruk dan menyebabkan peradangan, dan membuat paru-paru perlu bekerja dengan lebih ekstra dalam tahap metabolisme.

Ahli gizi dan penulis The Candida Diet, Lisa Richards, mengatakan bahwa diet rendah karbohidrat memungkinkan tubuh memproduksi lebih sedikit karbon dioksida yang dapat berdampak baik bagi kondisi paru-paru.

Pasta putih halus, roti, nasi, dan permen tidak akan memberikan banyak manfaat nutrisi bagi Anda, dan akan berdampak pada rasa kesulitan untuk bernafas. Oleh karena itu, maka perlu untuk memilih karbohidrat kompleks seperti biji-bijian, buah-buahan, dan sayuran.

Dampak dari peradangan makanan juga akan menyebabkan saluran udara menjadi lebih mengencang dan menghasilkan dahak. Penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan dengan penyakit celiac dan penyakit paru-paru, dan intoleransi gluten dapat muncul sebagai masalah paru-paru yang ditandai dengan batuk.

2. Brokoli

Brokoli tentu dapat memberikan dampak yang baik bagi paru-paru karena kaya akan antioksidan dan potensi antikarsinogeniknya. Amanda Webster, pelatih pikiran-tubuh bersertifikat, mencatat bahwa brokoli sebenarnya dapat berkontribusi pada kesehatan paru-paru yang buruk karena kecenderungannya untuk kembung.
Webster merekomendasikan jika Anda mendapatkan gas setelah makan makanan seperti brokoli, kembang kol, atau kubis, cobalah membatasi atau menggantinya dengan makanan padat nutrisi lainnya.

3. Es krim

Dokter naturopati Anna Johnson mengatakan bahwa susu dan produk susu diketahui meningkatkan produksi lendir dan peradangan terutama di saluran pernapasan.

Jika Anda memperhatikan atau mengalami batuk terus-menerus yang memburuk dengan produk susu, dahak berlebihan, iritasi sinus, atau hidung tersumbat, maka sebaiknya Anda perlu memberhentikan mengonsumi makanan tersebut secara senentara, dan lihat apakah gejalanya dapat berubah.

4. Keripik

Makanan olahan seperti keripik kentang dikemas dengan lemak jenuh dan garam tidak memiliki dampak yang bagus untuk kesehatan umum atau kesehatan paru-paru. Lemak trans dan jenuh berkontribusi pada kesehatan kardiovaskular Anda yang berhubungan dengan kesehatan paru-paru Anda.

Selain itu, Garam dapat meningkatkan tekanan darah dan jika dikonsumsi terus menerus dalam dosis yang tinggi maka akan memperburuk kesehatan jantung Anda. Garam juga menyebabkan retensi air yang dapat membocorkan cairan ke paru-paru dan membuat lebih sulit untuk bernapas.

5. Bir

Alkohol dapat memberikan dampak yang tidak baik untuk paru-paru baik dalam bentuk apapun, terutama anggur merah bersulfit atau koktail yang mengandung gula dan keduanya dapat menyebabkan peradangan.

Makanan yang mengandung gas dan berkarbonasi dapat menyebabkan kembung, dada sesak, dan bahkan serangan asma. Selain itu, Alkohol juga menyebabkan dehidrasi.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

makanan paru-paru
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top