Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Manfaat Vitamin untuk Kucing Kesayanganmu dan Tips Memelihara Kesehatannya

Menyikat atau menyisir kucing setiap hari akan mengurangi bulu-bulu yang menggumpal.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 04 Agustus 2021  |  09:02 WIB
Ilustrasi kucing - istimewa
Ilustrasi kucing - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Memelihara kucing tidak sekadar memberi makan saja. Pemilik juga harus menjaga kondisi kesehatannya.

Pemilik akun instagram pecinta kucing @dewarangga mengungkapkan, untuk memelihara kucing harus menyiapkan anggaran untuk perawatan.

Kadang, anggaran yang dibutuhkan tidak sedikit. Sering kali tarif check up kucing ke dokter hewan bisa dipatok lebih mahal dibandingkan biaya berobat manusia, terlebih lagi kondisi saat ini membatasi kita untuk keluar rumah sehingga segala sesuatu dilakukan sendiri di rumah.

Dewarangga Cattery yang sudah berkecimpung selama 3 tahun dalam dunia breeding kucing, mengatakan jenis vitamin yang sangat dibutuhkan kucing, yakni yang mengandung Omega 3+6 dan Taurine.

Di dalamnya terdapat manfaat, seperti membantu basmi jamur, ketombe dan scabies. Juga mengurangi kerontokan serta membuat bulu lebih lebat. Kandungan bahan ini juga bisa membantu menjaga keaktifan dan kelincahan kucing.

"Salah satu vitamin yang mengandung kandungan ini yakni Ultima Balanced adalah sebagai suplemen tambahan kebutuhan nutrisi kucing. Manfaatnya sangat beragam harganya juga murah," tuturnya dalam keterangan tertulisnya.

Sementara itu, berikut 7 tips memelihara kesehatan kucing dikutip dari Halodoc :

Berikut tips menjaga kesehatan kucing peliharaan yang wajib kamu ketahui:

1. Sisir Bulunya Setiap Hari

Menyikat atau menyisir kucing setiap hari akan mengurangi bulu-bulu yang menggumpal. Nah, jika bulu-bulu yang menggumpal ini tidak disisir, bulu ini dapat tertelan kucing saat ia menjilatnya. Bulu yang tertelan ini dapat mengganggu saluran pencernaannya dan membuat kucing mengalami muntah-muntah. Jadi, pastikan kamu menyempatkan waktu untuk menyikat bulunya setiap hari ya!

2. Jangan Memberikan Makanan Kering Terlalu Banyak

Tidak seperti anjing, kucing sangat mengandalkan daging sebagai makanan pokok sehari-harinya. Ketika kucing diberi makanan kering terlalu banyak, maka ia pun mengonsumsi terlalu banyak karbohidrat yang bisa berdampak buruk bagi kesehatannya. Kucing yang sering mengonsumsi makanan kering umumnya rentan mengembangkan diabetes tipe 2 dan obesitas. Oleh sebab itu, pastikan takaran makanan basah dan makanan keringnya seimbang ya!

3. Pastikan Kucing Cukup Terhidrasi

Kucing domestik tidak memiliki dorongan haus yang sama seperti anjing. Mereka membutuhkan sebagian besar air dari makanan yang mereka konsumsi. Makanan kering rata-rata hanya mengandung lima sampai sepuluh persen air. Oleh sebab itu, berikan kucing makanan basah yang mengandung 70 persen air. 

Pastikan pula kucing mendapatkan akses ke air bersih setiap saat dan bila perlu perhatikan kucing kamu apakah sudah minum lebih banyak saat mereka makan lebih banyak makanan kering. Kucing tua dan menyusui lebih rentan mengalami dehidrasi dibandingkan kucing lain, jadi perhatikan dengan cermat gejala seperti mata cekung, lesu, dan terengah-engah.

4. Sediakan Jumlah Litter Box yang Cukup

Melansir dari Daily Paw, kamu sebenarnya perlu menyediakan satu litter box untuk satu kucing ditambah satu kotak tambahan. Jadi jika kamu memiliki tiga kucing, kamu harus menyiapkan empat kotak. Nah, pastikan pula penempatan litter box ini strategis ya! Biasanya kucing suka dengan tempat-tempat yang alamiah, jadi kamu bisa mempertimbangkan untuk menaruhnya di luar atau di dekat taman. 

5. Latih Kucing untuk Menggunakan Tiang Gores

Kamu pasti merasa kesal saat sofa atau benda-benda lainnya dicakar-cakar oleh kucing. Nah, untuk menghindari hal ini, coba ajari kucing untuk menggunakan tiang cakaran, sehingga mereka tidak akan mencakar furnitur berharga. Coba letakkan di tengah ruangan untuk menarik perhatiannya. Bila ia tidak begitu tertarik, kamu bisa menaruh snack di dekat tiang atau taburi sedikit catnip. Kamu dapat memindahkannya secara bertahap ke tempat lain setelah kucing sudah terbiasa menggunakannya.

6. Lakukan Sterilisasi

Kucing betina bisa merasa sangat tidak nyaman saat birahi. Mensterilkannya dapat membuatnya lebih tenang dan mencegahnya dihamili kucing lain terlalu sering. Pada kucing jantan, birahi bisa memicu perkelahian dengan kucing lain. Nah, perkelahian ini berisiko menularkan penyakit melalui gigitan dan cakarannya. Oleh sebab itu, pertimbangkan untuk mengebiri kucing peliharaan kamu. 

7. Berikan Vaksin dan Obat Cacing

Walaupun kucing peliharaan tidak sebebas kucing liar, hewan yang menggemaskan ini tetap rentan terserang berbagai penyakit, contohnya toksoplasma dan cacingan. Nah, untuk mencegah kondisi ini, sebaiknya kamu perlu memvaksin kucing dan memberikannya obat cacing. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

vitamin Kucing
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top