Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Cakap Teacher Academy Jadi Solusi Percepatan Kompetensi Pengajar Daring

Cakap berkomitmen untuk meningkatkan kompetensi murid dan pengajar. Cakap sejauh ini telah memberdayakan sekitar 1,5 juta murid dan lebih dari 1.000 pengajar (secara global dan lokal).
Thomas Mola
Thomas Mola - Bisnis.com 14 Agustus 2021  |  22:33 WIB
Ilustrasi penggunaan platform belajar daring (online) Cakap  -  Istimewa
Ilustrasi penggunaan platform belajar daring (online) Cakap - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Cakap, pelopor platform pembelajaran online Indonesia, meluncurkan program pelatihan mengajar melalui platform online, Cakap Teacher Academy. Program ini bertujuan mempercepat kompetensi pengajar dan pembelajaran digital.

Tomy Yunus, selaku CEO dan Co-Founder Cakap mengatakan bahwa kemampuan mengajar dalam pembelajaran digital memiliki peran yang krusial dalam perkembangan pendidikan. Pada tahap awal, katanya, dimulai dengan pelatihan bahasa Inggris dan akan dikembangkan ke topik pembelajaran lainnya.

Cakap Teacher Academy dirancang sebagai solusi platform digital secara menyeluruh untuk meningkatkan kompetensi guru bahasa Inggris dalam pembelajaran digital melalui pelatihan bersertifikat, pengembangan diri dan karir di ekosistem Cakap.

“Kami percaya bahwa utamanya prinsip dari perbaikan pendidikan di Indonesia harus dilakukan secara menyeluruh, baik bagi murid maupun pengajar. Hari ini Cakap hadir membawa program Cakap Teacher Academy sebagai solusi percepatan kompetensi pengajar bahasa Inggris dengan pembelajaran digital,” ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (14/8/2021).

Tomy menuturkan Cakap berkomitmen untuk meningkatkan kompetensi murid dan pengajar. Cakap sejauh ini telah memberdayakan sekitar 1,5 juta murid dan lebih dari 1.000 pengajar (secara global dan lokal).

Para pengajar berasal dari Indonesia, Filipina, Taiwan, China, Jepang, Korea, Afrika Selatan, dan lainnya yang nantinya akan menjadi instruktur untuk peserta Cakap Teacher Academy.

Menurutnya, saat ini Indonesia sedang menghadapi berbagai tantangan pada sistem pendidikan, termasuk dalam suplai guru dan juga transisi serta adaptasi pembelajaran digital. Pada 2019 hingga 2020, Indonesia memiliki sekitar 2,7 juta guru, sementara jumlah muridnya mencapai 45,5 juta orang.

Billy Mambrasar, Staf Khusus untuk Presiden Republik Indonesia dan CEO dari Yayasan Kitong Bisa mengatakan kehadiran Cakap Teacher Academy diharapkan menjadi wadah bagi guru dan pengajar untuk mematangkan kemampuan pembelajaran secara digital.

“Ini menjadi angin segar bagi Indonesia mengetahui Cakap menginisiasi program yang dapat memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menjadi guru,” katanya.

Jemmy Alexander, Kepala Subdirektorat Edukasi II Direktorat Pengembangan SDM Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia mengatakan dengan kehadiran pelatihan bagi guru bahasa Inggris, maka kualitas serta kuantitas pengajar bahasa Inggris akan meningkat.

“Dalam industri pariwisata dan ekonomi kreatif, masyarakat pun semakin banyak mendapatkan akses untuk belajar bahasa Inggris dan juga memungkinkan untuk menjembatani kebutuhan pemain sektor pariwisata UMKM sehingga mereka dapat belajar bahasa Inggris dengan baik,” katanya.

Yoshua Yanottama, Senior Education Manager Cakap menambahkan sistem pembelajaran yang mutakhir akan menjadi kunci dari kurikulum pada program Cakap. Program ini membawakan 2 kompetensi utama yakni teknik pengajaran komunikatif dan penggunaan teknologi melalui Cakap interactive self-paced learning.

“Kurikulum disusun berdasarkan dari pengalaman pembelajaran online selama lebih dari 6 tahun di Cakap yang dikombinasikan dengan praktik terbaik dalam pengajaran bahasa. Dengan begitu, program ini akan relevan bagi mereka yang baru akan terjun ke dunia pengajaran maupun mereka yang telah berpengalaman,” katanya.

Adapun, Cakap Teacher Academy merupakan program beasiswa yang ditujukan bagi setiap masyarakat yang memiliki minat mengajar. Cakap berharap dapat berkontribusi meningkatkan skor Indonesia di Programme for International Student Assessment (PISA) tahun 2024, yang akan menilai efektivitas pengajaran dan pembelajaran bahasa di seluruh dunia.

Selain meningkatkan kompetensi guru, program ini juga memberikan dampak pada akses pelatihan untuk mendapatkan peluang pekerjaan. Peserta pada program ini akan diberikan sertifikasi yang diakui oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Di akhir program, lulusan dari Cakap Teacher Academy akan mendapatkan kesempatan untuk direkrut menjadi Mitra Cakap, juga memberikan kesempatan untuk komunitas lokal memperoleh pendapatan tiga kali lebih tinggi dari rata-rata pendapatan guru.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pengajar muda Pelatihan Daring
Editor : Andhika Anggoro Wening

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top