Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Anggota Keluarga Ragu Vaksin Covid-19, Ini Upaya yang Bisa Dilakukan

Upaya yang bisa dilakukan jika kita bertemu dengan orang yang tak mempercayai vaksin Covid-19.
Restu Wahyuning Asih
Restu Wahyuning Asih - Bisnis.com 28 September 2021  |  13:34 WIB
Anggota Keluarga Ragu Vaksin Covid-19, Ini Upaya yang Bisa Dilakukan
Vaksin covid/19 buatan Moderna

Bisnis.com, SOLO - Pemberian vaksin Covid-19 dinilai penting untuk membentengi diri dari paparan virus corona.

Meskipun orang yang sudah divaksin juga masih bisa tertular virus Covid-19, namun pemberian vaksin bisa membuat gejala tak begitu parah.

Gerakan vaksinasi yang terus dilakukan pun bisa menjadi langkah mengakhiri pandemi Covid-19.

Namun, ada sebagian orang yang masih skeptis atau ragu terhadap vaksin Covid-19.

Padahal, vaksin dapat menyelamatkan 2 hingga 3 juta nyawa setiap tahun dan merupakan salah satu kemajuan terbesar di dunia kedokteran modern.

Ketidakpercayaan terhadap vaksin pun bisa datang dari orang terdekat kita, seperti keluarga atau kerabat.

Dilansir dari laman covid19.go.id, ada enam upaya yang bisa kita lakukan jika bertemu dengan orang yang tak percaya vaksin Covid-19.

1. Berempati dengan nilai-nilai yang mereka yakin

Menurut Direktur Yale Institute for Global Health Dr. Saad Omer, hal pertama yang perlu dilakukan adalah menanggapi permasalahan mendasar yang mereka rasakan.
Tunjukkan rasa empati seperti misalnya saat ada yang mengeluhkan sulitnya melakukan berbagai kegiatan akibat Covid-19.

Kemudian sampaikan bahwa tempat-tempat yang ingin mereka datangi akan mulai dapat diakses kembali setelah semua orang menerima vaksin.

“Pastikan bahwa mereka merasa didengar. Jangan berfokus hanya pada vaksin karena vaksin hanya salah satu aspek dan fokus hanya pada vaksin justru menurunkan peluang keberhasilan kita dalam meyakinkan mereka,” ujar Dr. Omer.

Selain itu, ajaklah mereka berdiskusi tentang virus corona serta dampak negatifnya yang meluas.

Kemudian cobalah simak dan pahami sudut pandang mereka tentang penggunaan vaksin Covid-19.

“Anda tidak perlu setuju dengan informasi yang salah, namun Anda bisa berempati dan melanjutkan percakapan alih-alih mengakhiri atau menyudahi diskusi,” kata Dr. Omer.

2. Beri pengertian bahwa vaksin aman

Faktanya, masih banyak orang yang takut untuk melakukan vaksinasi Covid-19.

Alih-alih menyalahkan keadaan, lebih baik ajak mereka untuk berbuat positif sehingga membawa kebaikan bagi semua orang.

Anda bisa menyemangati dan mengingatkan mereka bahwa mereka bisa membantu mengubah situasi, baik untuk diri sendiri maupun keluarganya, dengan mendapatkan vaksin.

3. Jangan fokus pada mitos

Mitos seputar vaksin Covid-19 tidak bisa hilang begitu saja. Pastinya dibutuhkan penjelasan untuk meluruskan konteks negatif yang menyebar di masyarakat.

Daripada membahas mitos terlalu dalam sehingga memungkin munculnya mitos-mitos lainnya, sebaiknya kita meluruskan misinformasi.

Untuk meluruskan mitos menjadi informasi yang benar dibutuhkan strategi.

Ada pun empat strategi yang dapat dilakukan adalah:

- Mulai dengan pernyataan fakta. Vaksin Covid-19 aman dan efektif.
- Beri isyarat bahwa kalimat selanjutnya adalah misinformasi. Misalnya, “Ada satu hal keliru tentang (mitos).”
- Sebutkan kekeliruan (mitos) yang sedang ditanggapi.
- Tutup dengan fakta. Tunjukkan alasan mitos tersebut tidak benar.

“Hal yang terpenting adalah menggantikan misinformasi dengan informasi yang benar,” tegas Dr. Omer.

4. Jalin hubungan baik

Meyakinkan orang lain mengenai perbedaan pendapat memanglah tak mudah. Terlebih jika pembahasaanya menyangkut Covid-19.

Membutuhkan waktu yang panjang dan adanya kesabaran untuk mengubah pikiran seseorang yang ragu terhadap vaksin.

Namun, satu hal yang harus diingat bahwa secara umum, orang-orang yang menolak vaksin dengan keras tidak akan berubah hanya melalui satu kali diskusi.

“Kuncinya adalah dengan tetap menjalin hubungan baik dengan mereka,” ucap Dr. Omer.

#ingatpesanibu #sudahdivaksintetap3m #vaksinmelindungikitasemua

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Covid-19 Vaksin Covid-19 Adaptasi Kebiasaan Baru
Editor : Restu Wahyuning Asih

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top