Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Cek Nih! Suplemen Terbaik untuk Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Ada bukti nyata bahwa jika Anda memiliki tingkat vitamin D yang rendah, Anda memiliki lebih banyak kecenderungan  untuk terinfeksi ketika ada infeksi di sekitar Anda.
Ni Luh Anggela
Ni Luh Anggela - Bisnis.com 04 Oktober 2021  |  09:03 WIB
Cek Nih! Suplemen Terbaik untuk Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
Ilustrasi suplemen
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Akhir-akhir ini, beberapa dari kita sangat tertarik untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Berbagai cara dilakukan, mulai dari mengonsumsi makanan hingga suplemen yang dipercaya dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
 
Dr. Anthony Fauci, pakar penyakit menular asal Amerika Serikat, mengatakan bahwa dia adalah penggemar dua suplemen untuk meningkatkan kekebalan, yakni Vitamin C dan Vitamin D, dan mengonsumsi keduanya setiap hari.
 
Melansir Eat This, Senin (4/10/2021), dia menjelaskan bahwa jika Anda kekurangan vitamin D, itu akan berdampak pada kerentanan Anda terhadap infeksi. Maka dari itu, dia merekomendasikan untuk mengonsumsi suplemen vitamin D. Selain vitamin D, dia juga merekomendasikan vitamin C karena vitamin C merupakan antioksidan yang baik.
 
“Jadi, jika orang ingin mengonsumsi sekitar satu gram vitamin C, itu tidak masalah,” katanya.
 
Ada bukti nyata bahwa jika Anda memiliki tingkat vitamin D yang rendah, Anda memiliki lebih banyak kecenderungan  untuk terinfeksi ketika ada infeksi di sekitar Anda.
 
Sebuah tinjauan studi yang melibatkan 11.321 orang menemukan bahwa mereka yang mengonsumsi suplemen vitamin D mingguan atau harian lebih kecil kemungkinannya untuk mengembangkan infeksi saluran pernapasan daripada mereka yang tidak.
 
Selain itu,  menurut catatan Harvard T.H. Chan School of Public Health, studi laboratorium menunjukkan bahwa vitamin D dapat mengurangi pertumbuhan sel kanker, membantu mengendalikan infeksi dan mengurangi peradangan. Vitamin D juga membantu tubuh menyerap kalsium, yang melindungi kesehatan tulang.
 
Amesh A. Adalja, sarjana senior di Pusat Keamanan Kesehatan Johns Hopkins, mengatakan kepada majalah Health, ada bukti jelas bahwa vitamin D memang membantu melawan infeksi pernapasan. Meskipun ada lebih sedikit data yang menunjukkan bahwa vitamin C dapat meningkatkan kekebalan, tetapi Amesh mengatakan tidak ada salahnya untuk meminumnya.
 
Vitamin D dikenal sebagai vitamin sinar matahari. Ini karena mereka diproduksi secara alami oleh tubuh kita ketika sinar matahari mengenai kulit. Mereka juga hadir dalam beberapa makanan seperti susu yang diperkaya, ikan berlemak dan kuning telur. Bagi kebanyakan orang, cara terbaik untuk mendapatkan cukup vitamin D adalah dengan mengonsumsi suplemen karena sulit untuk makan cukup melalui makanan.
 
Office of Dietary Supplements di National Institutes of Health merekomendasikan orang dewasa hingga usia 70 tahun harus mendapatkan 600 IU vitamin D setiap hari dari semua sumber. Orang dewasa  usia 71 dan lebih tua harus mendapatkan 800 IU. Batas atas harian suplemen adalah 4,000 IU.
 
Selain Vitamin D, Dr. Fauci memiliki tiga tips lain tentang cara meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
 
Pertama, dapatkan jumlah tidur yang cukup dan wajar. Fauci bersama ahli lainnya merekomendasikan tujuh hingga sembilan jam tidur berkualitas setiap malam.
 
Kedua, mendapatkan pola makan yang baik dan sehat. Ini berarti Anda fokus pada makanan utuh seperti buah-buahan dan sayuran, protein tanpa lemak, minyak zaitun dan kacang-kacangan, serta membatasi makanan olahan, makanan cepat saji, lemak jenuh dan gula tambahan.
 
Terakhir, cobalah untuk menghindari stres atau mengurangi stres berat, karena kita tahu stres terkadang dapat memengaruhi sistem kekebalan tubuh.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

suplemen kesehatan kekebalan
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top