Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Peneliti : Sel Sistem Kekebalan Tubuh Bertindak Sebagai Agen Ganda

Peneliti menemukan sel sistem kekebalan tubuh yang bertindak sebagai ‘agen ganda’ yang meningkatkan dan mengintensifkan agresivitas dan ancaman tumor.
Ni Luh Anggela
Ni Luh Anggela - Bisnis.com 06 Oktober 2021  |  20:59 WIB
Ilustrasi kekebalan tubuh
Ilustrasi kekebalan tubuh

Bisnis.com, JAKARTA – Temuan penelitian, yang diterbitkan dalam jurnal Cell Reports, menunjukkan bahwa ada sel sistem kekebalan, meskipun fungsi utamanya adalah untuk menyerang dan membunuh sel kanker, sebenarnya bertindak sebagai ‘agen ganda’ yang meningkatkan dan mengintensifkan agresivitas dan ancaman tumor.
 
Tel Aviv University (TAU) dan peneliti Weizmann Institute of Science memeriksa untuk pertama kalinya perkembangan jenis tumor otak yang paling umum pada model hewan untuk mensimulasikan perkembangan tumor kanker glioblastoma pada manusia.
 
Glioblastoma adalah salah satu jenis kanker yang paling mematikan, dengan harapan hidup rata-rata pasien sekitar 12 hingga 15 bulan sejak saat dideteksi.
 
Para peneliti mencatat bahwa biasanya, pemantauan ilmiah perkembangan tumor kanker pada model hewan dilakukan tanpa sistem kekebalan aktif, untuk memungkinkan penyerapan dan pertumbuhan sel kanker dalam tubuh, seperti dilansir dari The Jerusalem Post, Rabu (6/10/2021).
 
Namun, kerugian dari model yang umum digunakan ini terletak pada kenyataan bahwa sistem kekebalan tidak ada atau tidak berfungsi dengan baik, yang mencegah para peneliti memantau interaksi antara sistem itu dan sel-sel tumor.
 
Penelitian yang dilakukan di TAU di laboratorium Dr. Dinorah Friedmann-Morvinski, menggunakan model yang meneliti perkembangan sel kanker pada model hewan dengan sistem kekebalan yang berfungsi. Hal ini memungkinkan kanker untuk tumbuh secara bertahap, ke titik perkembangan tumor besar, yang memungkinkan pemantauan ketat perkembangannya, dan selama proses, interaksi antara sel-sel kanker dan sel-sel sistem kekebalan yang berbeda.
 
“Neutrofil adalah tentara garis depan dari sistem kekebalan tubuh,” kata Dr. Friedmann-Morvinski. “Ketika tumor mulai berkembang, neutrofil adalah yang pertama memobilisasi dan menyerangnya untuk menghilangkannya.”
 
“Kami belajar bahwa neutrofil benar-benar mengubah peran mereka. Mereka dimobilisasi oleh tumor itu sendiri, dan dari anti-kanker, menjadi pro-kanker; akibatnya, mereka memperburuk kerusakan yang diciptakan oleh tumor itu sendiri,” lanjut Friedmann-Morvinski.
 
Para peneliti berharap temuan ini dapat diimplementasikan dalam penelitian masa depan, menguraikan mekanisme interaksi antara sistem kekebalan tubuh dan tumor ganas kanker yang secara tragis merenggut nyawa banyak orang.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kanker kekebalan
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top