Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Penderita Diabetes Perlu Makan Kembang Kol, Ini Alasannya

Kembang kol baik untuk dikonsumsi penderita diabetes. Berikut ulasannya.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 21 Oktober 2021  |  13:28 WIB
Kembang kol
Kembang kol

Bisnis.com, SOLO - Kembang kol memiliki manfaat yang besar bagi kesehatan, tak terkecuali bagi penderita diabetes.

Diketahui, kandungan seratnya yang tinggi membantu mengurangi kadar kolesterol dalam darah dan bermanfaat untuk mengontrol glukosa darah dengan baik.

Selain itu, kembang kol juga memiliki kandungan kalori yang rendah, sehingga ia cocok untuk dikonsumsi saat diet penurunan berat badan.

Di sisi lain, kembang kol memiliki sifat diuretik dan depuratif berkat jumlah air dan kalium dalam komposisinya, sehingga bisa membuang kelebihan garam dan air dari dalam tubuh melalui urine.

Sementara itu, dilansir dari laman Tododisca, penderita diabetes cenderung mengumpulkan banyak kadar glukosa dalam darah lantaran hormon insulinnya kurang berfungsi atau bahkan tidak berproduksi baik.

Oleh karena itu, penderita diabetes harus mengontrol pola makan untuk menghindari asupan produk yang secara cepat meningkatkan kadar glukosa darah.

Nah, peran kembang kol di sini selain menjadi makanan yang mengandung antioksidan, juga cocok untuk menurunkan kadar glukosa darah.

Untuk diketahui, ketika seseorang memiliki kadar glukosa darah yang terlalu tinggi atau hiperglikemia, maka organ tubuhnya memiliki risiko kerusakan.

Dalam hal ini, hiperglikemia bisa menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah, yang mana bertanggung jawab untuk mengangkut darah ke organ vital, serta dapat menyebabkan masalah jantung, penyakit ginjal, stroke, atau bahkan gangguan penglihatan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

diabetes sayuran tips sehat

Sumber : Antara

Editor : Aliftya Amarilisya

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top