Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Manfaat Kol Ungu bagi Kesehatan, Kaya Serat hingga Cegah Kanker

Kol ungu secara fisik sama dengan kol berwarna hijau, tetapi memiliki warna yang berbeda. Sayuran kol berupa lapisan-lapisan yang mengandung banyak zat yang dibutuhkan oleh tubuh.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 18 April 2021  |  07:50 WIB
Kol Ungu/Marco Verch Professional Photographer and Speaker / Flickr  -  CC BY 2.0/ecowatch.com
Kol Ungu/Marco Verch Professional Photographer and Speaker / Flickr - CC BY 2.0/ecowatch.com

Bisnis.com, JAKARTA - Kol ungu ternyata tidak kalah manfaatnya dibandingkan sayuran dengan warna hijau, seperti kangkung, bayam, buncis, dan brokoli.

Kol ungu secara fisik sama dengan kol berwarna hijau, tetapi memiliki warna yang berbeda. Sayuran kol berupa lapisan-lapisan yang mengandung banyak zat yang dibutuhkan oleh tubuh. Kol termasuk ke dalam genus Brassica.

Dilansir Tempo.co pada Minggu (18/4/2021), beberapa manfaat yang dapat diperoleh dengan mengonsumsi kol ungu adalah sebagai berikut:

Kaya Serat

Kol ungu merupakan salah satu sumber vitamin C yang larut dalam air dengan baik. Dengan mengonsumsi 1 cangkir kol mentah, Anda akan mendapatkan 67 persen vitamin C yang dibutuhkan tubuh setiap hari. Sistem kekebalan pada tubuh membutuhkan vitamin C agar dapat berfungsi dengan baik.

Gordon Wardlaw dalam bukunya Contemporary Nutrition mengatakan bahwa serat diperlukan untuk menyintesis kolagen protein. Kolagen protein membantu mempertahankan tendon, ligamen, kulit, tulang dan tulang rawan agar kuat. Selain itu, juga membantu penyembuhan luka dan peningkatan serapan zat besi di usus sehingga mencegah terjadnya sembelit.

Rendah Kalori

Kol tidak mengandung kalori yang tinggi. Di dalam 1 cangkir kol ungu mentah atau setengah cangkir kol matang mengandung sekitar 20-an kalori. Jadi, kol ungu merupakan pilihan yang tepat jika Anda sedang dalam proses menurunkan atau mempertahankan berat badan. Selain itu, kol adalah asupan yang baik untuk membuat tubuh Anda tetap sehat.

Bergantung pada beratnya, sekitar 90 persen air terkandung dalam kol ungu. Makanan dengan kandungan air tinggi dan rendah kalori sangat membantu Anda dalam menurunkan berat badan. Hal ini karena Anda bisa makan dalam jumlah besar, namun hanya dengan mendapat sedikit kalori. Makanan dengan kandungan air yang tinggi juga membuat lebih cepat kenyang dan membuat tubuh tetap terhidrasi.

Kaya Nutrisi

Meskipun rendah kalori, kol ungu mengandung sejumlah nutrisi lain yang kaya manfaat. Mengutip dari situs web Healthline, dalam 89 gram kol ungu mentah terkandung nutrisi berikut:

Kalori: 28
Protein: 1 gram
Karbohidrat: 7 gram
Serat: 2 gram
Vitamin C: 56 persen dari Daily Values atau Nilai Harian
Vitamin K: 28 persen dari Nilai Harian
Vitamin B6: 11 persen dari Nilai Harian
Vitamin A: 6 persen dari Nilai Harian
Kalium: 5 persen dari Nilai Harian
Tiamin: 5 persen dari Nilai Harian
Riboflavin: 5 persen dari Nilai Harian

Tak hanya itu, kol ungu juga mengandung zat besi, kalsium, fosfor, tembaga, magnesium, dan seng.

Sumber Antioksidan

Tak hanya kaya nutrisi, kol ungu juga merupakan sumber antioksidan. Antioksidan bekerja melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Antioksidan ini termasuk vitamin C, flavonoid, dan karotenoid, seperti antosianin dan kaempferol. Jika dibandingkan dengan kol hijau, kandungan antioksidan pada kol ungu 4,5 kali lebih tinggi.

Bermanfaat untuk Kesehatan Pencernaan

Mengonsumsi kol ungu secara teratur dapat meningkatkan kesehatan pencernaan Anda. Potensi ini bermula dari penemuan bukti bahwa konsumsi sayuran crucifeous seperti kol dapat mengurangi peradangan pada saluran pencernaan, misal mengurangi peradangan maag.

Mencegah Risiko Kanker

Sulforaphane yang terkandung di dalam kol, membantu mencegah sel dari karsinogen. Jus kol mengandung isosianat yang membantu mencegah risiko kanker payudara, paru-paru, perut, prostat, dan kanker usus besar.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Georgetown University Medical Center, senyawa yang disebut DIM (Diindolylmethane) yang berasal dari sayuran seperti kol, kubis, dan brokoli dapat melindungi dari efek berbahaya radiasi selama terapi kanker. DIM telah dipelajari selama bertahun-tahun sebagai agen pencegahan kanker. Tetapi, studi ini memberikan indikasi bahwa DIM juga dapat bertindak sebagai pelindung radiasi.

Membantu Melawan Peradangan

Kol ungu dapat membantu melawan peradangan, yang diduga berperan dalam banyak penyakit. Mengoleskan daun kol ke kulit bisa mengurangi peradangan. Sebuah penelitian menyebutkan, orang dewasa dengan radang sendi yang membungkus lutut mereka dengan daun kol sekali sehari melaporkan rasa sakit yang jauh lebih sedikit. Penelitian dilakukan selama 4 minggu. Meskipun pembungkus dari kol tidak terlalu efektif mengurangi rasa sakit dibandingkan gel nyeri yang dijual di pasaran.

Selain itu, daun kol dapat mengurangi nyeri payudara, bengkak, serta peradangan akibat meningkatnya suplai ASI.

Kol ungu adalah sayuran kaya nutrisi yang berkaitan dengan berbagai manfaat kesehatan. Sayuran satu ini juga serbaguna dan salah satu jurus paling hemat biaya untuk mendapatkan nutrisi-nutrisi yang dibutuhkan tubuh Anda.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kesehatan sayuran tips sehat

Sumber : Tempo.co

Editor : Annisa Sulistyo Rini

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top