Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jangan Takut! Vaksin Covid-19 Tak Pengaruhi Tingkat Kesuburan

WHO menegaskan vaksinasi Covid-19 tidak menimbulkan masalah kesuburan pada laki-laki dan perempuan.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 31 Oktober 2021  |  16:28 WIB
Ilustrasi kesuburan
Ilustrasi kesuburan

Bisnis.com, JAKARTA - Bagi pasangan yang ingin memiliki anak, barangkali Anda masih bertanya-tanya, apakah vaksin Covid-19 berdampak pada tingkat kesuburan laki-laki dan perempuan?

Menurut keterangan Satgas Covid-19, Anda tidak perlu khawatir, apalagi sampai tidak mau divaksin, karena kata WHO tidak menimbulkan masalah kesuburan pada laki-laki dan perempuan.

"Belum ada bukti kalau vaksin Covid-19 timbulkan gangguan pada organ-organ reproduksi, sedangkan tentang bukti tentang manfaat dan khasiat vaksin untuk meningkatkan imunitas kita serta mengurangi risiko jika terpapar Covid-19 sudah banyak," papar tim Satgas Covid-19, dikutip Minggu (31/10/2021).

Sebelumnya, sempat ada rumor vaksin Covid-19 pengaruhi kesuburan di media sosial. Para pakar pun kembali angkat bicara terkait rumor itu.

Melansir FoxNews, informasi yang mengklaim kalau spike protein yang digunakan dalam vaksin Covid-19 sama dengan spike protein lain yang disebut syncitin-1, yang terlibat dalam pertumbuhan dan perlekatan plasenta selama kehamilan.

Hanya berdasarkan itu, rumor tersebut menyebar dengan menambahkan klaim bahwa vaksin Covid-19 akan menyebabkan tubuh wanita melawan spike protein, yang berdampak pada kesuburan.

Namun, menurut ahli pengobatan dari Johns Hopkins, Andrew Satin dan Jeanne Sheffield, kedua spike protein tersebut sama sekali berbeda. Jadi, dengan mendapat vaksin Covid-19 tidak akan memengaruhi kesuburan wanita yang ingin hamil, termasuk melalui metode fertilisasi in fitro, jelas keduanya.

Seorang direktur obgyn, Satin, dan direktur kedokteran kesehatan perempuan, Sheffield, menunjukkan data uji coba Pfizer-BioNTech sebagai bukti lebih lanjut bahwa kedua spike protein tidak ada kaitannya.

Dalam data tersebut, dipaparkan bahwa dari 23 relawan wanita hamil, terdapat satu orang yang mengalami keguguran selama fase uji klinis, dan ia pun dari kelompok plasebo.

“Wanita yang secara aktif berusaha untuk hamil dapat divaksinasi dengan vaksin Covid-19 saat ini. Tidak ada alasan untuk menunda kehamilan setelah menyelesaikan rangkaian vaksin,” papar para ahli.

Temuan ini semakin diperkuat dengan temuan dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), yang menyatakan hingga saat ini, tidak ada bukti yang menunjukkan vaksin apapun, termasuk vaksin Covid-19 yang menyebabkan masalah kesuburan, maupun masalah saat mencoba hamil.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

vaksinasi Kesuburan Vaksin Covid-19
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top