Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Wamenkes: Banyak Orang Tak Sadar Kena Diabetes, Cek Gejalanya Sekarang!

Wamenkes RI Dante Saksono Harbuwono mengatakan banyak orang tak sadar kena diabetes. Cek gejala diabetes melitus di tubuh Anda sekarang.
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 16 November 2021  |  15:25 WIB
Ilustrasi pasien mengecek gejala diabetes - Freepik
Ilustrasi pasien mengecek gejala diabetes - Freepik

Bisnis.com, JAKARTA - Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit kronis yang disebabkan oleh ketidakmampuan tubuh untuk memproduksi hormon insulin atau karena penggunaan yang tidak efektif dari insulin. Cek gejala penyakit diabetes sekarang!

Berdasarkan data Riskesdas 2013 dan 2018, tren prevalensi penyakit diabetes melitus di Indonesia meningkat dari 6,9 persen menjadi 8,5 persen. Prevalensi penyakit diabetes menurut diagnosa dokter meningkat dari 1,2 persen menjadi 2 persen.

Wakil Menteri Kesehatan RI Dante Saksono Harbuwono mengungkapkan  permasalahan terkait penyakit diabetes di Indonesia saat ini. Hasil survey diabetes pada orang sehat ternyata lebih dari 2/3 orang tidak mengetahui bahwa mereka menderita diabetes. Artinya, ini seperti fenomena gunung es, dimana yang menderita diabetes jauh lebih banyak dibandingkan yang sudah diketahui diabetes,” kata Wamenkes dalam keterangan resmi, Selasa (16/11/2021).

Sebelum jatuh menjadi diabetes, kata dia, seseorang akan mengalami fase pradiabetes. Pada kondisi ini, Dante menuturkan sebenarnya sudah ada tanda-tanda seseorang mengalami diabetes namun sering kali tidak disadari.

Padahal, di tahap ini pasien masih masih bisa disembuhkan, namun karena ketidaktahuan terhadap gejala diabetes, hanya dibiarkan dan akhirnya sulit untuk dikendalikan.

Wamenkes Dante mengingatkan pentingnya pola hidup sehat dan deteksi dini terutama bagi kelompok yang berisiko tinggi terkena diabetes. Cara ini jauh lebih efisien dan efektif untuk menangani pasien daripada saat mereka sudah jatuh sakit.

Menurutnya, diabetes bukan hanya mengobati soal gula darah saja. Ada jauh yang lebih penting yakni memberikan layanan kesehatan kepada pasien diabetes mulai dari hulu sampai hilir.

"Hulu dengan aktif melakukan kegiatan promotif preventif sedangkan hilir melakukan upaya maksimal bagi pengobatan pasien. Jika hulunya sudah berjalan dengan baik, maka kita akan dapat menghemat cost yang sangat besar,” terang Wamenkes.

Ketua Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (PERKENI) Tri Juli Edi T. menuturkan prediabetes cikal bakal kencing manis. Jika didiamkan saja 1/3 akan menjadi kencing manis dalam waktu 5 tahun. Sementara 1/3 tetap jadi prediabetes dan 1/3 lagi kembali normal.

"Prediabetes jadi waktu terbaik untuk mencegahnya jadi diabetes, karena bisa kembali normal,” tutur Tri.

Perlu diketahui bahwa penyakit diabetes tidak hanya disebabkan pola hidup yang kurang sehat. Namun, diabetes juga bisa terjadi karena keturunan.

Dengan demikian, setiap orang berpotesi mengalami diabetes manakala diikuti dengan gaya hidup yang buruk seperti kurang aktivitas fisik, kegemukan, hipertensi, merokok, dan diet tidak seimbang.

1 dari 2 halaman

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

diabetes diabetes melitus Gejala Penyakit
Editor : Feni Freycinetia Fitriani

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top