Vaksinator menyuntikkan vaksin Covid-19 kepada warga di Gelanggang Remaja Kecamatan Matraman, Jakarta, Selasa (16/11/2021). Kementerian Kesehatan mencatat cakupan vaksinasi Covid-19 di Indonesia telah melampaui target Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sekurang-kurangnya 40 persen populasi pada akhir 2021./Antara
Health

Fakta-fakta Varian Omicron: Mutasi, Rekombinasi, Masa Depan Vaksin Covid-19

Tresia
Tresia
Selasa, 7 Desember 2021 - 11:32
Bagikan

Rekombinasi Virus Hingga Masa Depan Vaksin Covid-19

Secara ilmiah, rekombinasi virus terjadi ketika virus dari dua strain induk yang berbeda menginfeksi sel inang yang sama. Virus itu lantas bertukar mutasi selama replikasi untuk menghasilkan keturunan virus yang memiliki beberapa gen dari kedua orang tuanya.

Ahli epidemiologi telah mempelajari dan mengamati tanda-tanda rekombinasi virus sehubungan dengan Covid-19. Namun sangat jarang dan sampai saat ini belum ada bukti yang dapat mendokumentasikan fenomena tersebut.

"Kombinasi Omicron dan Delta tidak dapat dikorelasikan sebagai dua musuh berbeda yang menggabungkan kekuatan untuk membentuk kekuatan yang lebih baik. Pertanyaan ini sulit untuk dijawab," ucapnya.

Sementara virus akan berubah, memiliki varian, menyebabkan mutasi dan ketika mutasi dan varian yang berbeda ini bersatu, mereka mungkin mengarah pada pembentukan varian yang lebih baru, lebih atau kurang mematikan.

Karena itu, ilmuwan dan dokter percaya terlalu sulit atau terlalu dini untuk berspekulasi apa pun terkait varian Omicron.

MASA DEPAN VAKSIN COVID-19

Meskipun tidak ada vaksin Covid-19 yang memberikan kekebalan 100 persen dan contoh infeksi terobosan telah dilaporkan di masa lalu, tidak ada yang tahu seberapa efektif vaksin saat ini terhadap varian Omicron.

Apalagi, varian Omicron mengandung lebih dari 30 mutasi pada protein lonjakan, dikatakan memiliki "mekanisme pelepasan kekebalan".

Hal itu telah mendorong para ahli untuk menyarankan bahwa vaksin Covid-19 mungkin sebenarnya perlu diperbarui. Ini mungkin harus "diubah" agar sesuai dengan strain baru yang muncul.

Baru-baru ini, CEO Moderna menyarankan bahwa vaksin yang ada mungkin kurang efektif terhadap varian baru.

Sebelum pernyataan ini, perusahaan pembuat obat mengumumkan bahwa vaksin varian Omicron dapat siap pada awal tahun depan.

Sampai saat ini, kunci untuk menahan penyebaran virus dan mencegah gelombang kehancuran lainnya adalah dengan mengikuti langkah-langkah yang sesuai dengan protokol kesehatan.

Mengenakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari area ramai adalah upaya terbaik kita melawan virus Corona varian apapun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Rekomendasi Kami